ArenaLTE.com – Duo Korea Samsung dan LG memetik keuntungan berkat performa menjanjikan dari andalan terbaru mereka yang berhasil menarik minat konsumen. Keduanya diperkirakan tersenyum lebar menyusul kenaikan profit pada Q1 2016.

Samsung disinyalir mampu melampaui prediksi keuntungan kuartal pertama mereka di 2016. Faktor yang menjadi pemicu adalah penjualan  dari Samsung Galaxy S7 dan S7 edge yang memuaskan serta performa solid dari divisi semikonduktor. Alhasil, Samsung diperkirakan meraih peningkatan profit hingga 10 persen dalam earnings guidance mereka.

Galaxy S7 dan S7 EdgeSamsung memperkirakan laba operasional 6,6 triliun won dan pendapatan 49 triliun won untuk kuartal pertama tahun ini. Hal tersebut tercantum dalam preliminary earnings guidance mereka yang berhasil melampaui ekspektasi pasar. Perhitungan positif ini disinyalir berasal dari penjualan Samsung Galaxy S7 dan S7 edge dan performa yang menjanjikan bisnis semikonduktor.

Laba Samsung dalam beberapa tahun terakhir sempat terhambat karena banjir rival asal Tiongkok yang merilis handset low hingga mid end. Samsug juga terjegal oleh performa yang cukup kuat dari Apple, rival mereka di sektor premium. Samsung bahkan mencatatkan laba bersih terendah selama empat tahun pada kuartal sebelumnya.

Di Tiongkok, pasar terpenting kedua setelah AS, Samsung kalah set dari rival lokal. Tapi tahun ini petinggi divisi mobile DJ Koh mengharapkan perkembangan positifi dan kembali menggebrak. Laba mengalami kenaikan 10,4 persen dari 5,98 triliun won dan pendapatan naik 4 persen dari 47,12 triliun won di Q1 tahun lalu.

Laba operasional meningkat sekitar 7,5 persen dari 6,1 triliun won dari kuartal empat 2015. Tapi dari segi pendapatan, melorot sekitar 8,1 persen dari 53,3 triliun won. Di bisnis semikonduktor, harga flash DRAM dan NAND jatuh karena permintaan berlebih dan saturasi. Tapi Samsung sukses mempertahankan margin dengan meningkatkan keuntungan.

LG G5 LiteSementara adiknya sesama vendor Korea Selatan yakni LG memperkirakan kenaikan profit signifikan pada Q1 2016. LG mengantisipiasi laba terbesar mereka dalam dua tahun pada Q1 2016 dengan lonjakan hingga 65 persen dimana penjualan G5 diharapkan membantu mendongkrak rekor pendapatan pada kuartal selanjutnya.

LG Electronics mengungkapkan hal tersebut dalam earnings guidance mereka baru-baru ini. Perusahaan ini memperkirakan laba operasional 500,52 miliar won dan pendapatan 13,362 triliun won. Laba ini mengalami loncatan 65,5 persen dan melampaui perkiraan analis lokal di angka 426,6 miliar won. Termasuk profit terbesar sejak Q2 2014 lalu.

Angka tersebut belum termasuk pendapatan dari LG G5 dimana penjualan globalnya dimulai 31 Maret 2016. Alhasil, LG diprediksi akan mengalami peningkatan laba yang sama atau bahkan lebih pada Q2 tahun ini.

Home appliance sepertinya memberikan kontribusi terhadap LG dimana lini produk premiumnya mampu terjual dengan baik meski harganya relatif tinggi. Sementara untuk TV, penurunan harga dari panel Liquid Crystal Display (LCD) membantu menghemat biaya.

Sementara bisnis mobile mereka membukukan kerugian pada Q3 dan Q4 tahun lalu. Sepertinya masih akan tetap merugi pada Q1 tahun ini, karena stok G4 dan V10 yang masih harus dikeluarkan dan aktivitas pemasaran dari G5. Sekedar catatan, ini kali pertama LG mengumumkan preliminary earning guidance sementara Samsung sudah menerbitkannya sejak 2009.