ArenaLTE.com – Netflix memang masih menjadi layanan video streaming yang diprimadonakan masyarakat dunia. Pun demikian, bukan berarti eksistensi layanan ini tidak memiliki pesaing yang kuat di industrinya, karena beberapa pesaingnya telah hadir dan menawarkan beragam fitur layanan yang lebih handal. Bahkan, bermaksud untuk menyaingi kehadiran layanan netflix, perusahaan basis e-commerce asal Amerika Amazon diinformasikan akan menghadirkan layanan yang sama.

Fitur layanan video streaming Netflix yang mempu menyajikan tayangan video dalam beragam kategori, baik untuk cerita berseri, musik, komedi, dan acara televisi lama serta mampu ditonton melalui smartphone maupun tablet dikabarkan juga akan segera diadopsi oleh Amazon. Bahkan, perusahaan ini diinformasikan akan memberikan harga paket layanan yang sangat murah, perusahaan direncanakan akan mematokn harga sekira USD9 per bulan atau sekira IDR117 ribuan per bulan.

Seperti dilansir dari laman Phonearena, beberapa waktu lalu Amazon mengonfirmasi bahwa paket layanan streaming terbarunya akan mulai dihadirkan dengan harga paket perdana sekira USD99 per tahun. Pengguna layanan ini, diungkapkan juga akan mendapatkan biaya pengiriman gratis setiap belanja dalam situs kepada seluruh pelanggan Amerika.

Sedangkan untuk harga paket layanan USD10 per bulan akan hadir dengan sistem aktif dan non-aktifkan layanan yang dapat diatur sesukanya. Konsumen yang mengikuti paket layanan ini, diungkapkan dapat mengaktifkan dan menonaktifkan layanan dalam jangkauan beberapa bulan ke depan.

Meski demikian, paket layanan yang dihadirkan Amazon diungkapkan banyak memberikan keuntungan kepada pelanggan ini, belum bisa menyaingi kehadiran Netflix di industri TV streaming. Sumber informasi menyebutkan, tayangan dan program unggulan yang dihadirkan perusahaan telah lebih dahulu disukai banyak pelanggan dibandingkan banyak kompetitornya.

Belum ada informasi lengkap mengenai kehadiran Amazon dalam bisnis streaming terbarunya ini, apakah akan hadir juga untuk pasar global atau hanya untuk di pasar Amerika saja. Namun, melihat proses bisnis perusahaan yang cukup berkembang pesat, sepertinya kehadiran di beberapa negara dan mungkin Asia termasuk Indonesia akan memungkinkan perusahaan merambahnya ke negara lain.