ArenaLTE.com – Qualcomm berhasil mendapatkan ijin dari badan regulasi Amerika atau yang dikenal sebagai Federal Communications Commission (FCC) untuk melanjutkan program pengembangan dan ujicoba layanan LTE-U. Salah satu operator yang digandeng oleh Qualcomm untuk megembangkan proyek ini adalah T-Mobile.

Qualcomm bisa dibilang merupakan vendor yang berada paling depan dalam pengembangan teknologi LTE-U ini, dimana masih terjadi pertentangan oleh para penyedia layanan WiFi dan kabel fiber optik. Qualcomm sendiri mengungkapkan bahwa kehadiran layanan LTE-U ini tidak akan mengganggu kinerja WiFi dan fiber optik, karena LTE-U ini dapat bekerja berdampingan dengan layanan Unlicensed lainnya tersebut. Bahkan Qualcomm menjelaskan dari beberapa hasil ujicoba yang mereka lakukan LTE-U bahkan dapat digunakan dengan perangkat Wi-Fi yang sudah banyak beredar dipasaran.

Dean Brenner, Qualcomm SVP of government affairs seperti yang dilansir situs resmi FCC mengungkapkan kegembiraannya atas ijin yang diberikan untuk terus melanjutkan program ujicoba layanan LTE-U untuk dapat digunakan oleh masyarakat luas. “Pengembangan akan terus dilanjutkan untuk membuktikan bahwa layanan LTE-U tidak akan mengganggu layanan di jaringan Unlicensed lainnya seperti WiFi atau fiber optik, termasukmengembangkan berkolaborasi dengan berbagai pelaku industri LTE dan WiFi lainnya,” ujarnya.

LTE-UMengenai hubungan yang kurang harmonis dengan WiFi Alliance karena aliansi ini yang berusaha keras menahan dan menghabat dilakukannya pengembangan layanan LTE-U, pihak Qualcomm menjelaskan akan melanjutkan kolaborasi dengan WiFi Alliance untuk ikut serta dalam ujicoba tersebut.

Ijin khusus kepada Qualcomm yang diberikan oleh FCC berupa Special Temporary Authorization (STA) ini memperbolehkan Qualcomm melakukan ujicoba LTE-U di frekuensi 1695-1780 MHz, 1915-1920 MHz, 1995-2020 MHz atau 2110-2200 MHz.

Dan untuk menghindari terjadinya gangguan diperlukan adanya lisensi Advanced Wireless Service (AWS), Qualcomm juga harus berkoordinasi dengan Western Area Frequency Coordinator in Ventura, California sebelum melakukan ujicoba di spektrum 5725-5850 MHz .

Selain Qualcomm, kehadrian teknologi layanan LTE-U ini juga sudah sangat diharakan oleh beberapa operator besar termasuk T-Mobile dan Verizon. Sehingga terbentuklah LTE-U Forum pada tahun 2014 oleh Verizon yang berkerjasama dengan Alcatel-Lucent yang kini menjadi bagian dari Nokia, ada juga Ericsson, Qualcomm Technologies dan Samsung.