ArenaLTE.com – 2016 menjadi tahun yang sangat berat bagi Samsung. Betapa tidak, Setelah beragam peristiwa ledakan yang dialami banyak pengguna Galaxy Note 7, Samsung dikabarkan melakukan penarikan unit secara global. Selain itu, produsen pun dikabarkan telah mengganti produk bermasalah tersebut dengan produk pengganti Galaxy Note 7 yang diklaim sebagai pembaruannya. Namun sayang, bukannya menjadi hal baru justru produk pengganti ini kini menimbulkan masalah lainnya.

Seperti dilansir dari laman Androidauthor, produk pengganti Galaxy Note 7 dikabarkan memiliki masalah. Dilaporkan badan keamanan penerbangan Southwest Airline kembali terbakar, produk pengganti ini dikabarkan telah meledak di dalam pesawat dan telah membuat penerbangan menjadi tertunda.

Ternyata produk pengganti Galaxy Note 7 yang terbakar telah terjadi di beberapa tempat lainnya. Seperti laporan dari KSTP yang menyebutkan bahwa produk ini meleleh di Farmington, Minnesota, negara bagian Amerika Serikat dan telah membuat luka bakar kecil pada pengguna. Galaxy Note7

Dalam laporan tersebut, diungkapkan bahwa Galaxy Note 7 telah meleleh yang diduga akibat dari kepanasan berlebih perangkat dan membuat luka bakar kecil di ibu jari pengguna. Brian Green adalah seorang remaja yang mengalami luka bakar dalam pesawat tersebut.

Baca :
Waduh, Samsung Galaxy Note 7 Ditarik Dari Peredaran?
*
 Sstt, Ada Samsung Galaxy Note 7 Versi China dengan Dual SIM Card Nih!

Insiden lain pun yang menguap ke permukaan terjadi di wilayah Nicholasville, Kentucky, di mana produk pengganti Galaxy Note 7 kembali terbakar. Kejadian pada Selasa lalu itu dialami seorang pengguna remaja yang melakukan charging ponsel, setelah selesai pengisian baterai itu smatphone pengganti ini diletakkan di meja. Namun, tanpa sebab ponsel kemudian mengeluarkan asap dan muncul api di ponsel.

Mengetahui rentetan kejadian ini, produsen dikabarkan sedang mengambil beberapa ponsel tersebut dan meneliti kejadian ini. Seperti diinformasikan sebelumnya, The Korea Herald mengungkapkan bahwa Samsung berencana untuk menarik ulang semua produk Samsung Galaxy Note 7 karena ada laporan beberapa kejadian baterai Samsung Galaxy Note 7 meledak ketika sedang di charge.

“Bagi Samsung hal yang paling penting adalah keselamatan dan keamanan penggunanya karena kami tidak ingin mengecewakan para pengguna yang loyal terhadap Samsung”, ungkap juru bicara Samsung tentang kondisi ini,” jelas juru bicara Samsung.

Dampak dari kejadian tersebut langsung terasa. Para operator yang menjadi mitra untuk penjualan Samsung Galaxy Note 7 memilih untuk menunda penjualan. Di Amerika Serikat, tiga operator besar yaitu AT&T, T-Mobile dan Verizon tidak lagi melayani penggantian maupun penjualan unit baru Note 7. Diikuti dengan tiga operator besar di Australia yaitu Telstra, Vodafone, dan Optus.