ArenaLTE.com – GSA (Global mobile Suppliers Association) baru saja merilis status report terbaru tentang pengembangan LTE (Long Term Evolution) di dunia pada kuartal pertama tahun 2106. GSA mencatat bahwa pertumbuhan pelanggan 4G LTE sangat cepat bahkan lebih cepat daripada sistem teknologi lainnya yang pernah ada.

Kuartal pertama 2016 ada sekitar 182 juta koneksi LTE, jumlah ini menunjukkan pertumbuhan yang 4 kali lebih cepat daripada sistem teknologi 3G/HSPA lalu. Subscriber 3G/HSPA  juga mengalami pertumbuhan dengan jumlah 48 juta sementara subscriber GSM mengalami penurunan hingga 120 juta pengguna pada kuarter yang sama.

GSA juga memprediksi bahwa jumlah pelanggan 4G LTE dan LTE Advance akan berhasil melewati jumlah total subscriber 3G/WCDMA-HSPA pada tahun 2020 atau bahkan lebih cepat. Analisa jumlah pelanggan mobile dari GSA ini juga mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan 4G LTE dan LTE-Advance di seluruh dunia berhasil menyentuh angka 1,29 miliar hingga 31 Maret 2016. Dan lebih dari 645 juta pengguna LTE ini bertambah pada tahun lalu yang merepresentasikan terjadinya peningkatan 100% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Alan Hadden, Vice President GSA mengungkapkan bahwa akselerasi jumlah pelanggan 4G LTE dalam kuartal 1 tahun 2016 ini  sangat tinggi, setiap hari ada 2 juta orang bergabung ke jaringan LTE. Dan LTE sendiri kini berhasil menghubungkan lebih dari 1 dari setiap 6 pengguna seluler di seluruh dunia.

ilustrasi Manfaat smartphone 4G LTE

Asia masih menjadi wilayah pengguna LTE terbanyak. Ada sekitar 734 juta subscriber LTE yang menguasai 56,9% pasar LTE dunia. Hingga Maret 2016 ini, China berhasil melampaui jumlah 511 juta subscriber LTE, bertambah 96,3 juta pengguna dalam satu kuartal. Pasar LTE terbesar kedua yaitu wilayah Amerika Utara dengan subscriber 253 juta (19,6 %) masih lebih luas dari pasar LTE di wiliayah Eropa yang makket sharenya hanya sekitar 14% saja.

Pertumbuhan Lte yang tercepat terjadi di wilayah Amerika Latin dan wilayah Karibia yang mencapai 767 juta subscriber 4G/LTE. Tambahan 11,1 juta pengguna LTE berasal dari Timur Tengah yang bertambah 46,6 juta pengguna pada kuartal 1 2016, Rusia 16,7 juta, Afrika 9 juta dan India hampir 4 juta subscriber LTE.

Jumlah subscriber ini didukung oleh tersedianya layanan 4G LTE yang ditawarkan oleh sekitar 503 operator yang sudah menkomersialkan layanan 4G LTE nya di 167 negara dunia. Pencapaian jumlah ini 5 tahun lebih cepat daripada sistem 3G/WCDMA dan 6 bulan lebih cepat daripada sistem HSPA untuk jumlah angka yang sama. GSA memprediksi akan ada sekitar 550 operator yang akan menawarkan layanan 4G LTE di seluruh dunia hingga akhir tahun 2016.