ArenaLTE.com – Sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan oleh industri ponsel di Tanah Air, memang terbilang masih sangat terbatas. Sistem pendidikan akademi dan industri yang bertolak belakang, menjadi salah satu alasan penyerapan SDM sulit dilakukan. Menyadari hal tersebut, Evercoss mengikuti langkah Axioo kini menerapkan program DNA Initiative dengan melatih pelajar SMK untuk menjadi tenaga ahli perusahaan.

Para pelajar SMK yang dianggap sebagai angin segar bagi industri tersebut, terutama untuk Evercoss diharapkan bisa dilatih untuk membangun kemampuan, keterampilan, dan pengalaman di bidang teknologi. Pelatihan tersebut, diungkapkan perusahaan akan dilakukan dalam program magang agar para siswa bisa memperdalam ilmu pengetahuan sesuai bidang yang diambil.

IMG_20160419_112146

Program magang yang dijalankan ini, diungkapkan perusahaan telah diikuti oleh 62 siswa yang berasal dari banyak sekolah kejuruan Tanah air, seperti SMKN 2 Guguak, SMK Muhammadiyah 1 Weleri, SMK Al-Falah, Tanjung Jaya, SMK Umar Fatah Rembang, SMKN 11 Malang, SMKN NU Ma’arif Kudus, SMK Telkom Sandhy Putra Malang, SMK PGRI 2 Malang, SMKN 5 Malang, SMK Nasional Malang, SMKn 2 Bangkalan, SMKN Purwosarim SMKN 1 Purwosari Bojonegoro, SMKN 2 Singnosari Malang, SMKN Takeran, SMKN 1 Bandung, dan SMK Muhammadiyah 5 Mijen.

Pelatihan yang telah dimulai pada Mei lalu ini, kini tengah memasuki periode ke dua yang dimulai pada 15 Maret 2016. Dan diungkapkan perusahaan akan kembali dibuka setiap 3 bulan ke depan untuk setiap periode, dan proses magang dilakukan dalam 6 bulan.

IMG_20160419_113614

“Para peserta magang ditargetkan untuk bisa merakit dan juga melakukan mobile service. Mereka diharapkan memiliki kemampuan yang mumpuni di bidangnya masing-masing, sehingga nantinya ketika mereka selesai magang, mereka memiliki kemampuan yang berkualitas di bidang mobile device,” jelas A. Irwan, General Manager Evercoss, di sela pertemuan kunjungan lokasi Rafter sale, di Jakarta.

Lanjutnya menuturkan, program magang yang tengah dilakukan oleh Evercoss ini memang masih menjadi bagian dari program DNA Initiative dengan menargetkan pembinaan sekurang-kurangnya 150 SMK yang dianggap cukup berpotensi dalam mengikuti program.

Sebagai informasi, Evercoss sendiri adalah merek dagang yang dipegang oleh PT Aries Indo Global sebagai principal mobile device di Indonesia. Perusahaan mengklaim bahwa telah memiliki sebuah pabrik perakitan yang berada di Semarang. Belum diketahui persis kemampuan perakitan ponsel yang ada di wilayah tersebut, namun diyakininya bahwa perusahaan mampu menghadirkan 300 hingga 400 ribu perangkat di pasar setiap bulannya.