ArenaLTE.com – Lembaga riset ReportsnReports dari India, baru-baru ini merilis laporan tentang pasar LTE untuk industri yang berjudul “ LTE Market for Critical Communications Industry 2016 – 2030.” Karena menyangkut eksistensi teknologi terkini LTE (Long Term Evolution), laporan tentang adopsi LTE dalam dunia industri ini menarik untuk dicermati. Tak murah memang untuk mendapatkan laporan riset dengan tebal 1.298 halaman plus 536 tabel informasi, di situsnya laporan lengkap ini dibandrol US$4.000.

Dikutip dari Marketwatch, secara garis besar laporan dari ReportsnReports menyebut bahwa pada rentang periode 2016 – 2030, industri telekomunikasi di pasar industri akan mengandalkan jaringan narrowband LMR (Land Mobile Radio) untuk mission-critical voice and basic data services. Dalam laporannya tentang pasar LTE untuk industri, ReportsnReports membagi analisa komprehensif dalam tiga poin.

Yang menarik dalam laporan tersebut diungkap mengenai jaringan public safety (keselamatan publik) yang kini tengah gencar didengungkan. Dalam laporan diungkap bila penggelaran jaringan LMR masih terkendala keterbatasan bandwidth, artinya seperti jalur komunikasi darurat masih menjadikan teknologi jaringan seluler sebagai backbone untuk menjalankan fitur seperti transmisi video dan aplikasi lapangan dengan bandwidth yang intensif.

Mengingat yang ekosistem yang berkembang, spektrum fleksibilitas dan kinerja metrik, LTE muncul sebagai kandidat utama untuk jaringan broadband untuk menjadi pondasi critical communications broadband networks. Bahkan kabar terbaru menyebut tengah diajukan standar voice MCPTT (Mission Critical Push to Talk) sebagai bagian dari 3GPP Release 13. Selain itu LTE juga menjadi layanan pengganti yang fungsi voice di LMR.

Dalam aspek komersial,semakin banyak organisasi penting yang menggelar jaringan LTE secara private atau kontrak dengan layanan operator seluler lewat skema pengaturan MVNO (Mobile Virtual Network Operator) untuk sistem LMR kemampuan broadband.

Didorong oleh investasi awal di daerah Timur Tengah dan Asia Pasifik, pasar untuk jaringan komunikasi LTE kini telah mencapai nilai USD600 juta pada belanja infrastruktur tahunan. Didorong oleh peluncuran besar-besaran di sektor keselamatan publik, energi dan sektor-sektor lain, pasar LTE untuk industri diperkirakan akan melampaui USD2 Miliar pada akhir tahun 2020. Ini termasuk pengeluaran untuk BTS (eNBs), mobile core network dan peralatan transportasi jaringan.