ArenaLTE.com – Pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia, diselenggarakan dari tanggal 31 Agustus hingga 3 September 2016 di Jakarta International Expo, Kemayoran. Dalam ajang pameran kali ini beragam inovasi infrastruktur, seperti pita lebar (broadband), komunikasi satelit, Internet of Things (IoT), mobility dan enterprise solution termasuk keamanan tingkat tinggi, komputasi awan (cloud) dan big data dihadirkan dalam setiap both berbeda.

Lebih dari 264 peserta pameran dari lebih dari 28 negara akan berdampingan dengan para pelaku bisnis terkemuka dan elite pemerintahan dalam ajang Pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia ini. Hal tersebut adalah untuk menyatukan dalam industri ini untuk saling bertukar pikiran serta  mendiskusikan dan membuka wawasan tentang  beragam perubahan, isu dan tren yang berpengaruh di bidang teknologi komunikasi dan penyiaran Indonesia.

“Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, sangat penting bagi Indonesia untuk bisa menguasai teknologi digital. Tujuannya tentu untuk memanfaatkan kesempatan di dalam pasar global saat ini. Industri lokal perlu untuk terus berinvestasi, perbaiki rantai nilai (value chain) mereka untuk bisa bersaing di pasar global. Pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia akan membantu menghubungkan para pelaku industri lokal dengan para pakar internasional guna untuk terus memacu pertumbuhan ini,” ungkap Bapak Ben Wong, Presiden Direktur dari penyelenggara pameran, PT. Pamerindo Indonesia.Communicindonesia

Manfaat Acara

Solusi penting yang diperlukan demi menunjang perkembangan ekosistem ICT di Indonesia untuk menjadikan Indonesia masyarakat digital ekonomi terbesar pada tahun 2020 dapat dilihat di pameran Communic Indonesia. Yang di pamerkan di pameran ini antara lain adalah beragam inovasi infrastruktur, pita lebar (broadband), komunikasi satelit, Internet of Things (IoT), mobility dan enterprise solution termasuk keamanan tingkat tinggi, komputasi awan (cloud) dan big data. Paviliun nasional dari Tiongkok, Korea Selatan, Singapura serta Taiwan juga akan berlomba untuk menawarkan produk dan jasa unggulan mereka masing-masing.

Koordinator paviliun Taiwan, Karen Tsai, project Manager dari Taiwan Electrical and Electronic Manufacturers’ Association mengatakan bahwa, “ Kebutuhan Indonesia di bidang ICT bertumbuh dengan pesat seiring dengan 2 hal yaitu berjalannya pertumbuhan ekonomi yang tentunya akan memicu permintaan dan layanan komunikasi yang semakin terjangkau. Melihat hal ini, kami yakin bahwa produk-produk Taiwan yang berkualitas tinggi serta bisa di andalkan ini bisa di terima dengan baik oleh pasar Indonesia. Lebih dari 15 perusahaan Taiwan akan hadir di edisi perdana pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia 2016 ini memamerkan beragam spesialisasi produk khusus untuk pasar ICT di Indonesia “.

Adanya investasi asing yang masuk karena deregulasi ini bisa memberikan nafas segar, serta kepada industri ini dan tentunya memberikan suatu keoptimisan bagi delegasi di konperensi Broadcast Indonesia.  Pameran ini akan menghadirkan jajaran lengkap mengenai solusi akuisisi, produksi dan pasca produksi yang akan berdampingan dengan solusi manajemen serta distribusi, display digital maupun professional audio serta perlengkapan pencahayaan.