ArenaLTE.com – Vendor jaringan terbesar saat ini dipegang oleh Huawei. Terlebih di negara asalnya Tiongkok, dominasi Huawei dan ZTE tak terelakan lagi. Tapi itu tak menyurutkan langkah vendor luar untuk mencoba memasuki Negeri Tirai Bambu ini. Adalah Nokia Networks, vendor asal Finlandia yang berhasil menerobos masuk dengan kerjasamanya pada operator seluler China Mobile untuk adopsi teknologi TD (Time Division)-LTE (Long Term Evolution).

Lewat perjanjian kontrak yang dibuat pada 13 Oktober lalu, Nokia Networks mendapat kepercayaan dari China Mobile untuk menyediakan satu juta unit BTS (Base Transceiver Station) TD-LTE hingga akhir tahun 2015. Kesepakatan ini menandai fase ketiga penyebaran TD-LTE yang sedang berlangsung dengan China Mobile dan tonggak kerjasama antara kedua perusahaan. Dengan perluasan dan upgrade jaringan, pelanggan China Mobile akan mendapatkan keuntungan konektivitas mobile broadband dengan kualitas tinggi, coverage dan kapasitas yang ditingkatkan, dan respon waktu internet super cepat.

Dalam kesepakatan ini, Nokia Networks menyajikan layanan keahlian dan pengalaman dari prestasi global yang telah dimiliki. Nokia Networks akan memastikan pelaksanaan yang cepat dan proses peluncuran yang seamless dan komprehensif oleh China Mobile.
BacaNokia Network Bangun Jaringan 4G LTE Advance Smartfren Di Indonesia Barat

Produk dan layanan yang diberikan oleh Nokia Networks dalam TD-LTE Advanced mencakup Flexi Multiradio 10 Base Station, untuk mendukung berbagai pita frekuensi termasuk 2,6 GHz (Band 41), 2,3 GHz (pita 40) dan 1,9 GHz (pita 39).

Mike Wang, Presiden Greater China Nokia Networks, mengatakan, “Kesepakatan TD-LTE-Advanced ini  adalah prestasi besar yang membuat kami nomor satu sebagai vendor jaringan non-Cina yang beroperasi di wilayah Cina untuk tahun tiga tahun berturut-turut. Kami bangga untuk mendukung China Mobile dengan proyek perluasan jaringan dengan 20 tahun kemitraan.”

TD-LTE Advanced merupakan pengembangan lanjutan dari teknologi LTE yang memungkinkan jaringan memiliki pencapaian coverage area yang lebih besar, lebih stabil dan lebih cepat. Biasanya pengembangan ini dicapai di antaranya dengan penggunaan teknik multi antena (MIMO), dan penambahan Relay Nodes. Kalau biasanya pada LTE Standard kecepatan download real mencapai 10-100 Mbps, dengan teknologi TD-LTE Advance kecepatan tersebut meningkat menjadi 100-300Mbps.