ArenaLTE.com – Perusahaan besar tidak serta merta akan memberikan dampak kreativitas tinggi karyawannya. Sekiranya hal tersebutlah yang dialami beberapa mantan karyawan Google, Apple, Amazon, dan HTC. Mereka kemudian berkolaborasi menghadirkan sebuah merek smartphone baru bernama Nextbit yang berbasis Android.

Ponsel pintar basis robot hijau yang berlabel Nextbit tersebut, diyakini akan hadir perdana pada awal September 2015. Produk tersebut diungkapkan akan diposisikan sebagai perangkat kelas premium yang akan dibanderol dengan harga terjangkau, perusahaan sekira akan melabelkan USD300 hingga USD400 atau kira-kira Rp3,9 hingga Rp5,2 jutaan di pasar global.

Selain itu, sumber informasi menyebutkan bahwa perusahaan mengklaim bahwa Nextbit adalah produk smartphone yang hadir untuk memerangi ponsel standar Android OEM yang beredar di pasaran. Perusahaan menjamin bahwa produk terbaru ini akan datang dengan sistem pembaharuan yang akan selalu update, serta fungsi yang selalu ditingkatkan untuk membantu pengguna meningkatkan pengalaman penggunaan ponselnya.

Sebagaimana dilansir dari laman Phandroid, Kamis (13/8/2015), mantan chief executive Office (CEO) Business Development Android di Google, Tom Moss, Mantan Chief  Technical Officer (CTO) Mike Chan. Serta mantan kepala desain HTC Scott Croyle adalah para petinggi yang berkolaborasi menciptakan Nextbit yang akan mulai dihadirkan pada kuartal-III 2015 mendatang.

“Telefon anda akan tampil lebih baik dari waktu ke waktu, serta fungsi pada tingkat yang lebih tinggi karena peningkatan software ini,” jelas Tom Moss yang sekarang menjabat menjadi Chief Executive Officer (CEO) Nextbit, dalam sesi wawancara di Cnet.

Senada dengan yang diungkapkan Moss, Chief Technology Officer Nexbit yang dijabat oleh Mike Chan, mengatakan bahwa smartphone ini akan mengatasi segala gangguan dari batas penyimpanan. Pengguna akan mendapatkan banyak aplikasi di dalamnya dan menambahkan.”Kami fokus pada perangkat yang dapat beradaptasi dengan Anda,” jelas Chan.

Belum diketahui secara detail mengenai informasi spesifikasi produk, begitu pun halnya dengan harga tepat yang akan dibanderol oleh tim. Namun diyakinkan bahwa ponsel pintar terbaru ini adalah rival bagi banyak perusahaan OEM lainnya, seperti halnya Nokia yang telah beranjak serius kembali di industri ponsel pintar.