ArenaLTE.com – Adalah wajar bila antar operator seluler saling memberi argumen tentang produk kompetitornya, pun demikian dengan T-Mobile yang mengadopsi MIMO 4×4. Ibarat pedagang kecap, masing-masing punya anggapan dan pemahanan tersendiri atas kehandalan produk dan layanannya. Namun terkait argumen pada kompetisi terkait jaringan 4G LTE (Long Term Evolution) masih jarang didengar, maklum kebanyakan operator seluler masih beradu pendapat soal tarif dan layanan ini itu.

Namun lain halnya dengan T-Mobile, operator seluler dari Amerika Serikat yang mengusung jaringan LTE, belum lama ini telah mengobarkan ‘peperangan’ dengan operator lain. Pasalnya Neville Ray selaku Chief Technology Officer T-Mobile sempat menyebut dalam blog pribadinya. Ia menyebut apakah LTE-A (Advanced) yang diluncurkan operator Verizon adalah “benar-benar” LTE-A. Bagi T-Mobile sendiri LTE-A telah hadir sejak tahun 2014 lalu.

Seperti dikutip dari Cnet.com (6/9/2016), T-Mobile mempertanyakan pelaksanaan penggelaran infrastruktur LTE-A oleh Verizon, termasuk fase-fase pengembangan fitur LTE, seperti VoLTE (Voice over LTE), MIMO (multiple input, multiple output), dan integrasi operator. Verizon mengatakan dengan hadirnya LTE-A maka pelanggan akan mendapatkan meningkatkan kecepatan 50 persen lebih cepat dibanding jaringan standar.

Sementara Ray menimpali pernyataan Verizon dengan menyebut bahwa LTE-A dari T-Mobile sudah dilengkapi 4×4 MIMO, menjadikan kualitas dan kapasitas koneksi data T-Mobile sangat jauh lebih cepat dan advanced ketimbang punya Verizon. Dengan mengusung MIMO 4×4, maka smartphone dapat terkoneksi dengan 4 band frekuensi LTE secara simultan.

Eksistensi MIMO 4×4 di Galaxy Note masih terganjal pada kesiapan infrastruktur operator, pasalnya baru segelintir BTS (Base Transceiver Station) yang sanggup meladeni MIMO 4×4. Di dunia, baru T-Mobile yang mengoperasikan BTS MIMO, itu pun masih terbatas.