ArenaLTE.com – Belum lama diluncurkan, Samsung Galaxy Note7 mengalami nasib tak mujur. Setidaknya 35 unit ponsel Note7 terbakar atau meledak saat sedang mengisi baterai. Di sejumlah negara, Samsung berencana menarik kembali seluruh unit Galaxy Note 7 dan menggantinya dengan unit yang baru. Serta menunda penjualan di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Berbagai kalangan menyayangkan kejadian ini, salah satunya Janto Djojo, Country Manager Micropack Indonesia.

“Hal ini karena kebanyakan brand smartphone hanya memfokuskan diri pada devices, bukan pada charger kabel dan baterainya,” ujar Janto. Dia punya argumen seperti itu karena mengakui sebelumnya bekerja di industri ponsel (Advan dan Wiko Mobile).

Janto bercerita, pada saat mau menekan harga, maka yang pertama ditekan harganya biasanya adalah di charger-nya, di kabelnya. Nah jika piranti charger atau kabel data yang dipakai itu kualitasnya tidak baik atau terjadi cacat produksi, maka bisa saja membahayakan keselamatan pengguna.

Dia mengibaratkan saat membeli mobil, ban-nya itu biasanya bukan yang terbaik. Kalau mau yang terbaik, maka harus ganti dengan merek ban yang lebih bagus dari bawaaanya. Di sinilah Janto kemudian memposisikan diri dengan menyebut Micropack mempunyai solusi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan tersebut.

Djanto Jojo, Country Manager Micromax Indonesia
Djanto Jojo, Country Manager Micropack Indonesia (kanan).

Micropack merupakan produsen aksesori asal Hongkong yang baru saja merambah pasar Indonesia. Mereka fokus pada piranti charging kelas premium. Janto bahkan mengklaim kalau produknya seperti kabel data, powerbank dan aksesoris lainnya lebih berkualitas ketimbang aksesori original bawaan paket penjualan.

“Saat ini kami fokus pada penjualan aksesoris seputar kabel dan charger seperti powerbank, USB Charge Station, kabel data untuk kelas premium. Karena pasar premium masih sedikit sehingga masih potensial. Saat ini produk kami sudah tersedia di jaringan iBox store dan Infinite,” ujar Janto.

Pria berkaca mata ini juga mengungkapkan beberapa seri “USB Charging Station” besutan Micropack sudah menggunakan teknologi dari Qualcomm baik itu Quick Charge 2.0 maupun yang terbaru Quick Charge 3.0), yang memungkinkan pengisian ulang daya baterai berlangsung lebih cepat.