ArenaLTE.com – Platform teknologi 4G LTE (Long Term Evolution) terus berkembang, setelah muncul turunannya seperti LTE-A (Advanced) dan NB (Narrowband)-LTE, kini menyambung perkembangan pasar Internet of Things pada industri otomotif, munculah label LTE-Vehicular (LTE-V).

LTE-Vehicular sejatinya adalah kelompok yang terdiri dari pemangku kepentingan selular dan otomotif yang mengumumkan  satu platform baru yang bertujuan untuk membuktikan bahwa teknologi LTE punya peran penting untuk bermain dalam adopsi kendaraan otonom dan peningkatan integrasinya dengan konsep smart city.

Siapa kelompok dibalik penyokong LTE-Vehicular? Tak lain ada nama-nama besar di industri teknologi dan otomotif seperti Audi, Toyota, Deutsche Telekom dan Huawei. Mereka bersatu padu untuk membuat proposal guna meyakinkan 3GPP LTE-V adalah solusi tepat untuk masalah konektivitas.

LTE-Vehicular juga dikenal dengan sebutan LTE-V atau LTE-V2X yang merupakan varian dari LTE dan saat ini sedang dilakukan standarisasi oleh 3GPP. Update terakhir adalah Release 14. Istilah “V2X” itu sendiri meliputi baik Vehicle-To-Vehicle dan komunikasi Vehicle -To-Infrastructure.

Serangkakain uji coba LTE-V telah dijalankan belum lama ini, dikutip dari rethink-wireless.com Uji coba oleh Deutsche Telekom dan mitra ini dilakukan di jalan tol A9 di Jerman, dekat kota Ingolstadt. Deutsche Telekom pun telah dilengkapi infrastruktur LTE nya dengan hardware LTE-V dari Huawei untuk mendukung skenario percobaan. Demikian juga dengan Audi, Toyota dan produsen mobil lainnya yang telah melengkapi kendaraan uji coba dengan hardware LTE-V yang dikembangkan oleh Huawei.

Uji coba ini dilakukan untuk melihat berbagai kemungkinan dari sisi pengguna. Mulai dari aplikasi yang terhubung dengan keamanan. Seperti peringatan jika ada potensi tabrakan atau jika ada pejalan kaki. Sampai menyesuaian dalam strategi mengemudi yang memungkinkan untuk menghemat bahan bakar dan lainnya.

Semua skenario akan diuji di lapangan. Hasil dari uji coba ini akan menjadi masukan untuk menentukan standarisasi dari LTE-V ini. Selanjutnya, semua pihak yang melakukan uji coba akan memberikan kontribusinya dalam mendefinisikan persyaratan untuk di rilis dalam proyek 3GPP selanjutnya.