ArenaLTE.com – Negara Sri Lanka menancapkan tonggak sejarah baru bagi layanan broadband di wilayahnya dengan berhasil mendemonstrasikan untuk pertama kalinya di Asia Tenggara layanan 4,5 G LTE dengan kecepatan download hingga 1 Gbps (Gigabits per Second). Uji coba kecepatan maksimal layanan jaringan 4G  LTE ini dilakukan menggunakan teknologi infrastruktur dari LTE Huawei Technologies menggunakan jaringan operator 4G di negara tersebut yaitu Dialog Axiata.

Uji coba ini menjadi puncak kecepatan maksimal dari jaringan LTE Huawei dengan kapabilitas dan maksimal kecepatan yang bisa dicapai hingga 1 Gbps melalui LTE Radio (Air) Interface. Ujicoba ini juga menjadi standarisasi awal bagi perkembangan dan evolusi layanan LTE bangsa dimasa depan khususnya untuk teknologi LTE di wilayah Asia Selatan.

Berdasarkan uji coba kapabilitas teknologi 4,5 G LTE ini menjadikan negara Sri Lanka termasuk dalam 20 negara yang telah berhasil mendemonstrasikan jaringan LTE Huawei dengan kecepatan hingga 1 Gbps. Ujicoba lainnya juga pernah dilakukan dengan HKT Hongkong dan Vodacom di Afrika Selatan.

Untuk wilayah Asia Tenggara, LTE Huawei pertama kali bermitra operator di luar China dengan M1 Singapura yang melakukan ujicoba di laboratorium dan menghasilkan kecepatan akses LTE download maksimum lebih dari 1 Gbps (Giba bit per seconds). Selain mencapai kecepatan download yang mengagumkan, dari pengujian ini juga dicapai kecepatan upload hingga 130 Mbps (Mega bit per seconds).
BACA: Huawei P9 Plus: Body Lebih Besar, Fitur Lebih Banyak

Sri Lanka sendiri merupakan negara pertama di Asia Selatan yang meluncurkan layanan 4G LTE secara komersial melalui operator Dialog Axiata dengan teknologi layanan FD-LTE dan TD-LTE. Mereka berhasil menyediakan akses internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan menjangkau hingga 50 persen lebih penduduk Sri Lanka dengan layanan 4G LTE.

Sementara itu untuk layanan 3G-HSDPA nya, Dialog Axiata berhasil menguasai pangsa pasar hingga 83 persen di negara kecil terebut. Operator 4G LTE terbesar di negara tersebut juga menargetkan untuk bisa menyediakan layanan broadband berkualitas tinggi yang menjangkau seluruh wilayah di negara tersebut.

Dari hasil ujicoba ini juga menunjukkan bahwa, jaringan 4G LTE masih bisa dimaksimalkan dengan pencapaian maksimal kecepatan hingga 1 Gbps. Dan melalui demonstrasi ini juga menunjukkan bahwa industri seluler akan dapat lebih menguatkan kemampuan teknologi 4G sebelum hadirnya 5G.