ArenaLTE.com – Keamanan dan privasi telah menjadi top of mind bagi semua orang, dan dalam perkembangan kedua elemen tersebut mulai menjadi tuntutan pada smartphone pebisnis papan atas. Samsung Knox, platform keamanan yang dikembangkan Samsung Mobile sejak tahun 2013, menghadirkan pendekatan total untuk sisi keamanan mobile. Pihak Samsung menggadang Knox mampu memastikan suatu perangkat pengguna aman secara out of the box.

Dikutip dari global.samsungtomorrow.com (13/11/2015), disebutkan Samsung Knox menawarkan perlindungan atas privasi yang belum pernah dihadirkan di aplikasi sebelum-sebelumnya. Nah, apa saja poin-poin unik yang ditawarkan Knox, berikut adalah papaparannya:

Defense Grade Security

Sesaat setelah smartphone Samsung diaktifkan, maka Knox pun aktif untuk memastikan perangkat bekerja dalam kondisi optimal dan tanpa ada gangguan. Hal ini mengacup pada inovasi Knox yang mengambil pendekatan multi layer untuk sistem keamanan. Ini dimulai dari sisi perlindungan hardware yang telah terpasang dari pabrik. Pemeriksaan alur keamanan juga berlanjut ke sisten operasi (operating system) hingga menuju aplikasi akhir.

Even More Assurance for Businesses

Samsung merancang Knox untuk dapat diterapkan dengan mudah di perusahaan besar, perusahaan kecil atau lembaga pemerintahan. Knox dapat memastikan tidak adanya kebocoran data dari perangkat. Untuk memastikannya, Samsung telah bekerjasama dengan device management partners (DVM), seperti SOTI, Mobileiron, Airwatch, dan lainnya untuk menyediakan platform kebijakan bersama yang dapat diterapkan pada aplikasi mobile. Hasil kebijakan ini lebih luas dibanding perluasan API (application programme interface). Proteksi akan menjamin dari terinstall-nya aplikasi yang tidak berijin ke dalam smartphone.

Samsung juga bekerja sama dengan banyak pihak ketiga untuk menawarkan solusi untuk menambah lapisan keamanan lebih kuat. Menggunakan KNOX Workspace, Samsung menawarkan platform bersama untuk membangun sistem keaamana perusahaan yang kuat. Samsung Knox kini telah menerima sertifiksi dan otorisasi di lingkup pemerintah, militer, dan vendor-vendor Android.

Security Best Practices

Samsung Knox dan DVM datang bersama-sama untuk memberikan keamanan maksimum dan perlindungan privasi yang efektif pada proses link terlemah. Sebagai contoh, jangan pernah mengklik link dari sumber yang tidak diketahui. Mengatur perangkat Anda untuk menerima update otomatis dan menerapkannya ketika diberitahu. Ini akan memastikan perangkat Anda adalah saat ini dengan patch keamanan terbaru. Jangan membuka pesan SMS dari nomor yang tidak dikenal atau tidak dikenal. Sebaliknya, memanggil nomor tersebut dan memverifikasi pengirim. Verifikasi semua kontak sosial media Anda dalam KakaoTalk, Twitter dan lain-lain untuk mengkonfirmasi Anda tahu siapa yang mengirimkan apa. Jika terlihat mencurigakan, minta teman Anda terlebih dahulu sebelum mengklik sesuatu.

Knox Keeps Samsung Pay Safe

Kini Samsung Pay telah menjadi sistem pembayaran mobile yang paling banyak diterima di dunia. Karena tidak memerlukan toko untuk menginstal perangkat lunak baru atau perangkat, Samsung Pay dapat digunakan pada hampir semua perangkat pembaca kartu kredit, hanya dengan memegangnya di samping scan magnetik.

Knox melindungi perangkat pada beberapa tingkatan untuk menjaga data Anda. Dengan Samsung Pay, Knox membawa keamanan hardware yang didukung untuk fitur Samsung Pay untuk melindungi transaksi Anda dan informasi pribadi. Sejalan dengan fitur keamanan mobile industri terkemuka, Knox terus memantau aktivitas yang mengandung bahaya.

Selain perlindungan Knox, semua transaksi pembayaran juga memiliki tiga lapisan tambahan keamanan. Lapisan pertama adalah otentikasi biometrik untuk mencegah penipuan kartu ketika ponsel hilang atau dicuri. Karena pembayaran berwenang dengan sidik jari Anda, telepon Anda hanya memungkinkan pembayaran dengan persetujuan Anda. Lapisan kedua yang melindungi Samsung Pay adalah Knox, yang terus memantau malware dan aktifitas mencurigakan pada perangkat Samsung. Lapisan ketiga adalah tokenization data pembayaran kartu, yang berarti setiap transaksi menggunakan tanda digital bukan nomor kartu.