ArenaLTE.com – Hasil kerja keras XL Axiata dalam pencapaian tahunan diungkapkan telah berhasil sesuai target dan layanan data menjadi primadona. Hal tersebut diumumkan secara resmi dari pencapaian audit kinerja keuangan perusahaan pada periode kuartal pertama 2016. Dalam pengumuman tersebut diungkapkan bahwa pertumbuhan layanan data XL meningkat 23% secara Year on Year (YoY).

Perusahaan mengklaim berhasil meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 2% YoY selama kuartal pertama tahun 2016, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan penggunaan layanan utama (voice, SMS, Data dan VAS) sebesar 5% YoY, serta dari pencapaian kinerja yang solid untuk layanan data (naik 23% QoQ).

President Direktur/CEO XL Axiata Dian Siswarini menyatakan,“ Kami telah membuat pencapaian awal yang menjanjikan melalui peningkatan dalam berbagai kegiatan operasional yang berdampak positif pada kinerja keuangan perusahaan. Kami berharap ini menjadi momentum untuk terus melanjutkan Agenda Transformasi perusahaan yang masih berlangsung hingga saat ini.”

Pencapaian terbesar yang berhasil diraih XL adalah Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA)yang meningkat sebesar 17% YoY  menjadi Rp. 2,2 Triliun, sehingga menghasilkan margin EBITDA sebesar 39%, naik hingga 5% YoY. Peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya XL untuk lebih menfokuskan pada pelanggan-pelanggan yang produktif dan juga upaya untuk meningkatkan profitabilitas dari portofolio produk dan layanan yang ada. Ini juga merupakan peningkatan EBITDA dan EBITDA margin selama empat kuartal berturut-turut.
Baca: Ini Strategi XL Axiata untuk Menggenjot Layanan 4G LTE di 2016

Adopsi 4G LTE di Indonesia menurut XL Axiata

4G LTE merupakan kunci utama dari strategi layanan data XL untuk tetap menjadi yang terdepan dalam penyediaan layanan Internet. Guna memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap layanan Internet kecepatan tinggi. Selama kuartal pertama tahun 2016, XL telah membangun 3.286 BTS 4G, dengan cakupan mencapai lebih dari 36 kota/wilayah di Indonesia. XL juga terus melakukan investasi membangun lebih dari 18.000 BTS 3G guna meningkatkan kualitas dan cakupan layanan Data, sehingga sampai dengan akhir Maret 2016, XL telah memiliki sebanyak 59.040 BTS.

Meningkatnya penggunaaan 4G LTE dan ponsel yang memiliki kemampuan akses data sangat mendorong adanya peningkatan traffic layanan Data. Di kuartal pertama 2016, traffic layanan data XL tumbuh 94% YoY, dengan total pengguna layanan Data mencapai 22,8 juta atau 54% dari total jumlah pelanggan.

Pertumbuhan smartphone yang terus berlanjut juga turut mendorong meningkatnya penggunaan layanan Data di Indonesia. Hingga akhir kuartal pertama 2016, laju penetrasi pengguna smartphone di XL mencapai 48% dari total penetrasi. Pengguna smartphone mengalami pertumbuhan sebesar 19% YoY dan mencapai sebesar 20,5 juta pengguna.

Selama kuartal pertama 2016 tersebut, perusahaan juga berhasil mendorong pelanggan untuk menggunakan paket HotRod 4Gyang menawarkan harga terjangkau dan memungkinkan pelanggan untuk dapat menikmati pengalaman menggunakan layanan Internet cepat yang berkualitas.

XL juga terus mendorong pelanggan untuk beralih menggunakan handphone 4G, selaras dengan agenda transformasi untuk lebih fokus menyasar pelanggan-pelanggan di segmen yang lebih tinggi (higher value customer) dengan menawarkan berbagai pilihan paket bundling smartphone, seperti Apple, Samsung, Xiaomi, Alcatel, Lenovo, LG, and Sharp.

XL juga telah meluncurkan kembali layanan Pascabayar melalui XL Prioritas yang menawarkan kepada pelanggan berbagai kemudahan dan manfaat termasuk untuk layanan 4G LTE. Layanan ini ditujukan untuk melayani segmen pelanggan yang lebih tinggi (higher value customer) dan untuk memperkuat posisi merek XL di pasar. XL juga terus meningkatkan layanan konten melalui kemitraan bersama Tribe dan MNC Indovision guna menyediakan layanan kontenstreaming  yang menarik seperti drama Korea, olahraga dan konten-konten populer lainnya.