ArenaLTE.com – Memang, memilih smartphone 4G LTE ternyata gampang-gampang susah, banyak yang mengira dengan harga yang mahal berarti sudah memiliki smartphone terbaik. Mungkin benar, namun kebutuhan setiap orang akan sebuah smartphone 4G LTE berbeda-beda.

Sekarang ini, menjadi dambaan setiap orang untuk memiliki sebuah smartphone 4G LTE yang unik, fitur komplit, prosesor canggih, layar tajam, memori luas, internet kencang, kamera bagus, tidak pasaran dan yang penting harganya sesuai kantong.

Untuk mendapatkan smartphone 4G LTE dambaan ini, tidak sedikit pengguna yang memilih smartphone 4G LTE bermerek “aneh”. Terlepas dari urusan regulasi yang ruwet dan berbelit-belit, faktanya, smartphone 4G LTE merek “aneh” yang jarang kita dengar ini bisa dengan mudah ditemukan di toko online maupun offline. Terkadang dibungkus dengan garansi (toko), terkadang dijual ‘lepas’ begitu saja.

Baca juga : Tanggapan Masyarakat Soal Smartphone Nggak Resmi di Pasar

Terkadang merek juga tidak dipermasalahkan jika mencari smartphone dengan kemampuan khusus meskipun harga selangit dan tidak resmi, tetap saja dibeli. Belum lagi jika terkait masalah gaya penampilan dan ingin selalu tampil update dan beda.

Setidaknya ada beberapa alasan penting dan keuntungan membeli atau memiliki smartphone 4G LTE dambaan meskipun bermerek “aneh” dan tidak resmi, diantaranya yaitu :

smartphone 4G LTEHarga Murah, Spesifikasi Bagus

Salah satu alasan utama pengguna smartphone tetap membeli smartphone 4G LTE dengan merek aneh adalah harga yang lebih murah. Biasanya smartphone 4G LTE seperti ini banyak berasal dari tiongkok dengan kemampuan smartphone yang bagus namun harga bisa ditekan murah. Fenomena ini didorong oleh kesuksesan Xiaomi yang mampu membuat banyak orang kagum, yang diikuti berbagai merek resmi lainnya seperti Meizu, Coolpad hingga OnePlus.

Dipasaran juga bisa kita dapatkan berbagai merek smartphone 4G LTE aneh yang tidak resmi beredar di Indonesia, dan namanya pun terdengar asing namun memiliki kemampuan spesifikasi yang “gahar” dan jika dibandingkan dengan smartphone 4G LTE branded yang resmi beredar dikelasnya, harganya jauh lebih murah seperti merek Xiaolajiao Red Chili, Gionee elife, Blackphone, Micromaxx, Xolo, Karbonn, Lava, Amazonn, Doogee, Elephone, Accessgo dan masih banyak lainnya.

Baca juga : Ini Dia Ponsel 4G LTE Merek ‘Aneh’ yang Sudah Menyelinap di Indonesia!

Lebih Eksklusif

Lebih dahulu memiliki smartphone terbaru dengan spesifikasi dan kemampuan yang bagus akan membuat penggunanya merasa lebih eksklusif. Ternyata hal ini juga menjadi alasan kuat bagi pengguna smartphone untuk memiliki smartphone terbaru meskipun merek aneh dan asing.

Tidak hanya merek asing saja, ternyata memburu seri smartphone branded yang belum resmi beredar di Indonesia juga memberikan rasa eksklusif tersendiri bagi penggunanya. Memang terkadang ada beberapa tipe smartphone terbaru yang lebih dahulu diluncurkan di negara lain, belum ada kepastian seri tersebut akan beredar di Indonesia atau tidak.

Sebut saja seri Xiaomi Mi 5; Iphone SE; phone 6S; BlackBerry Priv; OnePlus 3 dan lain sebagainya. Pemburu smartphone seri terbaru ini bisa mendapatkan seri terbaru tersebut di pasar Indonesia melalui jalur tidak resmi.

smartphone 4G LTE outdoorSmartphone 4G LTE Berkemampuan Khusus

Alasan lain pengguna smartphone memilih merek aneh atau tidak resmi didorong oleh kebutuhan khusus yang disediakan sebagai fitur dari smartphone tersebut. Seperti smartphone merek Blackphone dibeli karena memiliki keunggulan dalam hal kemanan (security) yang sangat luar biasa. Atau para pengguna yang melakukan aktifitas outdoor (pekerja lapangan) biasanya membeli merek smartphone Caterpillar yang memiliki kemampuan tangguh, daya tahan tinggi yang sangat mendukung untuk kegiatan outdoor. Jadi dengan kebutuhan akan fitur khusus, harga dan nama merek bukan lagi menjadi masalah penting.

Pendukung Penampilan Dan ingin Tampil Beda

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh lembaga Riset MARS pada bulan Juni 2016 lalu, ternyata hampir 80 persen pengguna smartphone di Indonesia mengganti perangkat yang mereka pakai dalam kurun waktu dua tahun. Alasan utama yang menguatkan pengguna untuk mengganti smartphonenya antara lain karena ingin mempunyai model smartphone baru. Sedangkan alasan lainnya yaitu perasaan bosan dengan  smartphone lama yang dimilikinya dan ingin tampil beda dan update agar tidak ketinggalan jaman. Pemilihan smartphone dengan merek dan seri terbaru atau bahkan tipe dan bentuk yang aneh dan tidak resmi dapat memenuhi kebutuhan tersebut.