ArenaLTE.com – Usaha Kecil dan Menengah (UKM) telah diakui eksistensi dan kontribusinya sebagai penopang perekonomian negara. Menurut penelitian, ada sekitar 99% bisnis di Indonesia adalah UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang menghasilkan pendapatan sebesar 59% dari total pendapatan negara.

Namun sangat disayangkan, dari 60 juta UKM yang ada di Indonesia hanya sekitar 15 juta UKM saja yang sudah terhubung secara online dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.

Kaitannya dengan UKM, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kemarin bertemu  dengan CEO Alibaba Group, Jack Ma, pada saat kunjungannya ke kantor pusat Alibaba di kota Hangzhou, Tiongkok, yang merupakan tuan rumah pertemuan G20 tahun ini. Presiden Joko Widodo tiba di kampus Xixi Alibaba dengan ditemani oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo beserta sejumlah menteri.

Presiden Joko Widodo bersama sejumlah pejabat pemerintah Indonesia bertemu dengan para petinggi Alibaba yang dipimpin oleh Jack Ma, yang juga menjabat sebagai ketua satuan tugas pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di B20, sebuah badan perumus kebijakan di bawah G20.

Jokowi UKMPertemuan ini membahas tentang pembentukan platform perdagangan elektronik atau electronic world trade platform (eWTP) untuk membantu UKM meraih sukses dalam perdagangan dunia melalui inkubasi peraturan yang memungkinkan perdagangan antar negara.

Selama kunjungan tersebut, Presiden Joko Widodo ditunjukkan layanan online termutakhir yang saat ini tengah dikembangkan untuk para pengguna berbagai unit bisnis Alibaba, termasuk platform wisata online Alitrip, serta teknologi belanja online virtual reality, Buy+.

Alibaba mempunyai visi untuk membangun ekosistem perdagangan berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan perusahaan-perusahaan lokal dengan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan seperti platform e-commerce, mobile payment, komputasi awan (cloud computing), dan berbagai layanan pendukung lainnya. Pada bulan April 2016, Alibaba membeli mayoritas saham Lazada yang merupakan salah satu platform ecommerce B2C terbesar di Indonesia dan 5 negara lainnya di Asia Tenggara.

Tak bisa dipungkiri, dengan memanfaatkan jaringan internet dan teknologi digital, pelaku bisnis bisa meningkatkan daya saingnya, bahkan dalam menghadapi perusahaan bermodal besar. Dengan internet cepat seperti 4G LTE memungkinkan pelaku UKM bisa mengatasi keterbatasan cakupan wilayah pemasaran dan promosi.termasuk meningkatkan kekuatan konten-konten data untuk keperluan promosi dan pemasaran.