ArenaLTE.com – Sudah sering kita mendengar banyak smartphone Android yang disusupi malware dan berbagai pencurian data penting dialami oleh para pengguna smartphone Android. Dengan sistem operasi yang open source Android memang memiliki banyak celah kemanan yang bisa dimanfaatkan oleh para penjahat cyber. Namun tidak banyak pengguna yang peduli dengan masalah ini karena meskipun banyak celah kemanannya smartphone Android masih merupakan perangkat yang paling laris dan populer di dunia saat ini.

Sebuah berita terbaru baru-baru ini boleh jadi bisa membuat banyak vendor smartphone Android meradang, pasalnya Gal Beniamini, seorang pakar keamanan dan anggota Hall of Fame Product Security Qualcomm menyebut bahwa smartphone Android yang terbukti punya keamanan cukup baik hanya ada dua, yaitu Merek Samsung dan Nexus.

Keamanan smartphone diakui oleh pengembang smartphone Android menjadi masalah bagi OS robot hijau itu. Seperti dikutip dari Androidauthority celah keamanan berbahaya itu ada di semua perangkat Android yang belum menerima pembaruan keamanan sejak bulan Mei lalu dari Google. Menurut Beniamini, ada sekitar 57 persen perangkat Android yang belum menerima pembaruan tersebut.

Ini artinya mayoritas perangkat Android masih terancam karena mempunyai lubang yang menganga dan bisa dieksploitasi oleh orang tak bertanggung jawab. Menurut Beniamini, dari pengujiannya, hanya perangkat Nexus dan sejumlah perangkat Samsung Galaxy generasi terbaru yang mempunyai tingkat keamanan tinggi.

Ia menguji sejumlah perangkat Android tersebut, dan menurutnya sistem keamanan di smartphone Android tersebut meningkat secara signifikan sejak terakhir ia uji pada bulan Januari lalu. Berdasarkan pengujian ini, ia bisa menyatakan kalau dari segi keamanan, hanya dua jenis perangkat ini yang layak dibeli. Smartphone Samsung sebelumnya diberitakan telah memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh Pemerintah Amerika Serikat, tepatnya Samsung Galaxy S4.

Di tahun 2014, sejumlah perangkat buatan Samsung mendapatkan izin dari National Security Agency dalam program National Information Assurance Partnership (NIAP) Commercial Solutions for Classified karena teknologi keamanan KNOX yang dipakai oleh Samsung.  Dan Galaxy S4 dengan lapisan keamanan tambahan buatan Defense Information Systems Agency (DISA) adalah perangkat komersial pertama yang mendapat izin untuk terhubung dengan jaringan rahasia SIPRNet milik Departemen Pertahanan AS, karena memenuhi persyaratan dalam program DOD Mobility Classified Capability-Secret.