ArenaLTE.com – Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari adopsi 4G LTE di Indonesia bagi industri telekomunikasi. Dan hal tersebut juga menjadi alasan XL Axiata menghadirkan teknologi 4G di Indonesia, yang juga diungkapkannya untuk memenuhi kebuhtuhan kepada pelanggan di Tanah Air.

Dian Siswarini, Chief Executive Officer (CEO) PT XL Axiata, mengungkapkan bahwa perusahaan mengembangkan dan menghadirkan 4G adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang selalu berubah cepat. Meski penyelenggaraannya tidak bisa secepat dan semudah adopsi 4G LTE di Indonesia.

“Jadi jika berbicara 4G, kenapa operator mengembangkan 4G. Salah satunya adalah untuk mengikuti kebutuhan pelanggan, karena kebutuhannya makin lama makin cepat berubah dan terkadang kita telat memenuhi kebutuhannya karena tidak secepat pengadopsiannya,” Jelas Dian Siswarini, di sela acara bincang hangat di pagelaran acara Golden Ring Award 2015, di Jakarta.

Wanita yang mulai awal April 2015 menakhodai XL tersebut menambahkan, alasan kedua dari operator mengenai adopsi 4G LTE di Indonesia adalah untuk mendapatkan satu teknologi yang lebih efisien. Karena dalam teknologi 4G yang saat ini memiliki fitur utama yang lebih unggul dari lainnya. “Salah satunya hal tersebut adalah teknologi career agregation, membuat efisiensi yang lebih tinggi sehingga mampu memenuhi dream-nya Bapak Rudiantara untuk mendapatkan efisiensi industri,” tambahnya.

Sedangkan alasan ketiga adopsi 4G LTE di Indonesia adalah untuk membuka peluang-peluang baru, peluang bisnis baru yang tidak hanya untuk operator tetapi juga para pemain yang ada di sekeliling industri. Seperti halnya industri konten, dari pihak operator tentunya adalah dari sisi aplikasi.

“Teknologi generasi keempat ini atau 4G bisa dimanfaatkan oleh aplication developer atau pembuat konten lokal, atau juga para pemain di industri konten kreatif untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi atau solusi-solusi lain,” tambahnya.
Baca juga: Manfaat Teknologi 4G LTE Bagi Operator & Konsumen di Tanah Air

Lanjutnya menuturkan, banyak aplikasi yang cocok untuk digunakan pada 4G yang ada saat ini, karena teknologi memiliki kecepatan yang lebih tinggi serta fitur latency yang lebih rendah. Sehingga memungkinkan untuk bisa menghadirkan aplikasi yang memberikan response lebih cepat dan interaktif, kepada penggunanya.