ArenaLTE.com – Teknologi jaringan generasi keempat 4G LTE yang diklaim Smartfren telah selesai digelar untuk 19 kota Jawa Barat, diklaim mampu menghasilkan kecepatan 2 hingga 100Mbps terutama untuk daerah Bandung. Hal tersebut ditunjukkan pihak perusahaan dengan melakukan drivetest jaringan di beberapa titik kota Bandung, untuk menunjukkan kecepatan 4G LTE Smartfren.

Kamis (10/9/2015), redaksi ArenaLTE.com serta beberapa awak media lainnya dan komunitas blogger mendapat kesempatan melakukan ujicoba kecepatan akses internet di jaringa FDD Smartfren di beberapa titik kota Bandung. Meski tidak semua bagian tertentu mendapat akses yang baik, namun secara keseluruhan kecepatan yang didapat berjalan cukup baik.

Berikut hasil catatan kecepatan yang didapat saat drivetest di beberapa titik kota Bandung, Jawa Barat:

Nama Jalan Data  Kecepatan dengan SpeedTest OOKLA

PING (MS)

Download (Mbps) Upload (Mbps)

Server

Bukit Jarian, Ciumbuleuit

39

3.34

2.22

Bekasi

Cihampelas

58

2.88 3.24

Bandung

Suka wangi

51

0.37 0.3

Bandung

Sukajadi

143

1.35 0.09

Bandung

Cokro hos minoto (RS Hasan Sadikin)

109

3.35 0.06

Bandung

Pasirkliki

107

3.92 1.31

Bandung

Pajajaran

92

2.94 0.84

Bandung

AbdRahman saleh

96

3.83 1.56

Bandung

Garuda

86

3.9 2.16

Bandung

Jenderal Sudirman

113

2.74 0.86

Bandung

Jamika

94

3.05 2.05

Bandung

Peta

92

1.86 1

Bandung

Kopo

402

0.46 0.09

Bandung

BKR

95

3.88 2.05

Bandung

Pelajar Pejuang

40

3.71 2.17

Bekasi

Maskumambang

99

3.71 2.17

Bekasi

Karawitan

40

1.35 0.08

Bekasi

Kliningan

38

3.88 5.42

Bekasi

SMK N. 4

44

3.24 2.55

Bekasi

 

Uji jaringan dilakukan di atas kendaraan yang sedang berjalan dengan kecepatan 40-60 kpj. Perangkatnya memakai ponsel Hisense Pureshot dengan paket bawaan dari kartu perdana 4G LTE Smartfren yang diuji melalui aplikasi Speedtest dari Oakla. Serta, melakukan streaming langsung dengan perangkat untuk menikmati akses video resolusi HD.

Dilihat dari tabel di atas, terlihat hasil kecepatan uji jaringan 4G LTE Smartfren masih belum impresif. Karena speed tersebut mudah tercapai dengan koneksi 3G dari operator seluler. Ada temuan menarik, ternyata hasil speed test berbeda cukup signifikan jika perangkatnya memakai handset Smartfren Andromax yakni bisa mencapai 20 Mbps.

Munir Syahda P, Head of Network Special Project Smartfen berdalih bahwa yang mereka utamakan memang bukan kecepatan, melainkan kestabilan. Mengenai hasil yang berbeda tersebut, Munir menerangkan bahwa ada beberapa kemungkinan. Pertama, kemungkinan pasa saat test beda server tujuan. Walaupun server sama, bisa jadi salah satu pada saat load server sedang penuh. Kedua, BTS atau eNode B LTE dari dua handset tersebut berbeda apalagi kalau lokasi saat test berbeda. Ketiga, pada prinsipnya, setiap saat test itu pada berbeda walaupun selisih detik.

Munir menjelaskan bahwa tujuan drive test ini bukan memberikan sebuah klaim belaka, tetapi sebagai pembuktian di lapangan mengenai kecepatan LTE Advanced Smartfren. Seperti menikmati video tidak perlu di download dulu, karena bisa langsung dinikmati secara streaming. “Pengalaman saya waktu itu saat di kereta melihat orang sedang asik menikmati video melalu tablet, dengan resolusi HD bisa berjalan baik. Namun saat ditanya operatornya apa, dia bilang operatornya EDGE dan ini di-download dulu,” terang Munir.

Padahal menurutnya dengan konektivitas jaringan 4G LTE, pengguna bisa menikmati konten video langsung dengan streaming. Dirinya juga menuturkan, sudah ada sekira 85 persen area sudah memenuhi syarat dan pengguna bisa menikmati layanan jaringan 4G LTE. Dan dalam satu atau dua minggu kedepan diharapkan sudah bisa mencapai 100 persen.