ArenaLTE.com – Internet mengubah pola gaya hidup konsumen, itu dulu, tapi sekarang jamannya pengguna yang mengubah tren internet. Demikian ulasan yang tersirat dari Hot Consumer Trend 2016 yang disajikan oleh Ericsson ConsumerLab. Tren luas ini diambil dari survei tidak hanya dari konsumen di New York, Paris dan Tokyo, tetapi juga di Moskow, Istanbul, Shanghai, Johannesburg, Sao Paulo dan kota-kota lain di seluruh dunia.

Michael Bjorn, pemimpin tim Ericsson ConsumerLab, mengatakan jika timnya mengidentifikasi 10 tren yang unik pada tahun 2016, dan itu semua melibatkan internet.

  1. Sharing (berbagi) : Tren 4 dari 5 orang telah mengalami etika berlebihan ketika berbagi momen atau sharing di sosial media. 1 dari 3 orang di seluruh dunia telah sharing kamar, mobil, atau sepeda mereka dengan orang lain.
  2. Ketagihan streaming : Tren kelompok usia remaja lebih sering menonton streaming video dari YouTube ketimban kelompok usia lainnya. 46% remaja di usia 16-19 tahun setidaknya telah menonton 1 jam video dari YouTube setiap harinya.
  3. Akhir dari layar smartphone : Tren berkembangnya teknologi kecerdasan buatan akan membuat perangkat dapat terhubung dengan objek lain tanpa harus menggunakan layar smartphone. 50% pengguna smartphone setuju bahwa dalam 5 tahun kedepan smartphone akan menghilang.
  4. Dunia maya akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari : Tren menggunakan headset seperti perangkat VR yang dapat merasakan kita seolah-olah sedang menonton pertandingan sepak bola secara langsung dan panggilan video seolah-olah kita saling berhadapan dengan lawan bicara.
  5. Rumah pintar : Tren 55% pengguna smartphone merasa rumah akan mendapatkan sensor yang dapat melaporkan kebocoran atap atau pralon, jamur dan masalah listrik dalam 5 tahun ke depan.
  6. Komuter cerdas: komuter ingin lebih mengefisienkan waktu mereka saat bepergian dan itulah sebabnya tren layanan harus beradaptasi dengan kebutuhan pribadi komuter (informasi wisata pembaruan berdasarkan informasi perjalanan pribadi, personalisasi pilihan pembayaran dan sebagainya).
  7. Chatting darurat : Tren kebanyakan orang saat ini lebih memilih sosial media untuk menghubungi nomor darurat pada saat keadaan genting atau darurat. 6 dari 10 orang tertarik untuk mendapatkan aplikasi yang dapat memberikan informasi selama masa krisis, seperti Facebook “pemeriksaan keamanan” selama serangan teror di Paris.
  8. Sensor tubuh: sensor internal atau implan yang dapat melacak dan mengukur kondisi fisik kita, itu adalah gadget masa depan. Tren 8 dari 10 orang bersedia untuk menggunakan teknologi yang memperkuat indra mereka (penglihatan, memori, pendengaran).
  9. Hacking dan virus merupakan kekhawatiran yang meningkat : Tren satu dari lima pengguna smartphone lebih percaya kepada perusahaan ketimbang mengambil resiko berhadapan dengan virus atau malware.
  10. Kekuatan konsumen : Tren konsumen berbagi informasi lebih banyak dari sebelumnya dan percaya bahwa mereka dapat berdampak pada masyarakat seperti itu. Lebih dari 1 dari 3 responden percaya itu lebih efisien untuk melawan sebuah perusahaan yang korup secara online daripada melapor ke polisi.

“Beberapa dari tren ini mungkin tampak terlalu mengada-ada sekarang, tapi minat konsumen dalam teknologi baru dan jaringan cerdas IoT (Internet of Things) terus tumbuh. Oleh karena itu, perusahaan dapat bekerja pada produk baru, yang merupakan evolusi yang dapat mengubah seluruh industri dan menciptakan model bisnis baru “, kata CEO Ericsson Benelux ‘, Saskia Van Uffelen yang dikutip dari Retail Detail.

Comments

  1. Makin canggih aja ya perkembangan teknologi. Tapi apakah kita warga Indonesia benar_benar akan bisa menikmati layanan seperti itu di 2016? Jangan jangan hanya di negara maju seperti Korea Jepang doang nih 😀