ArenaLTE.com – Layanan VoLTE (Voice over Long Term Evolution) memang belum lama diperkenalkan, namun oleh beberapa kalanga, terutama pihak vendor, VoLTE digadang bakal menjadi salah satu killer apps dalam payung 4G LTE. Salah satunya keyakinan bahwa laju pertumbuhan investasi VoLTE dapat mencapai 100% pada periode tahun 2014 – 2019. Dari segi penyebaran global, VoLTE akan melayani 36 persen pasar 4G  LTE intenasional. Dan yang cukup menggiurkan, pendapatan dari VoLTE akan mencapai USD 120 miliar pada tahun 2020.

Paparan yang terdengar manis diatas memang baru sebatas prediksi, tapi yang membuat prediksi disini adalah lembaga riset Infiniti Research yang punya reputasi. Lebih lanjut tentang prediksi VoLTE, Infiniti menyebut lebih dalam bahwa 12 persen pendapatan dari VoLTE akan disumbang oleh video calling. Faktor-faktor lain dikaitkan dalam pertumbuhan VoLTE mencakup peningkatan pesat dalam pengiriman smartphone berbasis 4G LTE dan peningkatan permintaan untuk layanan suara berkualitas antara konsumen.

Dikutip dari telecomasia.net (22/12/2015), pasar Asia Pasifik merupakan segmen dengan potensi terbesar dalam penyebaran layanan VoLTE. Diantara operator yang memegang peran penting dalam mem booster VoLTE adalah Bharti Airtel, Celcom Axiata, dtac, Smart, Tata DoCoMo, KT, SK Telecom dan Telstra. Sementara vendor jaringan yang berperan besar sebagai pengusung solusi VoLTE tidak jauh-jauh dari nama yang sudah eksis, seperti Nokia Networks/Alcatel-Lucent, Huawei, dan Ericsson.

VoLTE adalah basis teknologi yang bersadar pada all-IP (Internet Protocol) yang terintegrasi dengan fitur panggilan pada smartphone pengguna dan menyediakan panggila sederhana dengan kualitas jernih. Ini adalah langkah pertama untuk menawarkan rangkaian layanan all IP lengkap seperti HD (High Definition) Voice, VoLTE, ViLTE (Video-over-LTE), VoWiFi (Voice-over-WiFi) dan RCS (Rich Communications Suite) yang dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan interoperabilitas pada skala interkoneksi dan jaringan.

Operator seluler tentu harus berkolaborasi dengan vendor jaringan, produsen perangkat dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan jaringan all-IP yang saling berhubungan dengan memberikan pengalaman maksimal bagi pengguna.

Baca artikel lengkap : 2018, 1 Miliar orang nikmati layanan VoLTE di Jaringan 4G