ArenaLTE.com –  Huawei Indonesia berupaya menunjukkan komitmennya berpartisipasi meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia dengan bekerjasama pada institusi pendidikan. Pada Sabtu (5/9/2015) yang lalu, perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut menandatangani nota kesepahaman dengan Institut Teknologi Del (IT DEL) Medan di bidang pendidikan melalui program pelatihan SDM pada sektor teknologi telekomunikasi dan informatika (telematika).

Nota kesepahaman tersebut ditandangani oleh Sheng Kai, CEO Huawei Indonesia, bersama dengan Roberd Saragih, Rektor Institut Teknologi DEL, dan disaksikan oleh Rudiantara, Menteri Komunikasi & Informatika serta Ketua Pembina Yayasan Del Luhut Binsar Panjaitan.

Sheng Kai, CEO Huawei Indonesia dalam siaran pers yang diterima ArenaLTE.com (7/9/2015) mengatakan bahwa kerja sama dengan dunia pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan. “Oleh karena itu kami berkomitmen untuk terus meningkatan SDM Indonesia,” ujarnya.

Pada kerjasama ini, Huawei memberikan sarana pendidikan berupa 100 unit tablet Huawei Media Pad. Adapun bentuk transfer ilmu yang diberikan berupa penyelenggaraan program pelatihan berkelanjutan untuk mahasiswa dan pelatihan bersertifikasi untuk para pengajar IT DEL.

Huawei menegaskan bahwa transfer ilmu yang diberikan juga menyasar seluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya mahasiswa, perusahaan juga memfasilitasi pengajar untuk memperoleh sertifikasi keahlian di bidang Telematika. Hasil pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi materi untuk membekali mahasiswa di kelas. “Melalui program ini, Huawei bersama IT DEL berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik demi memajukan industri telekomunikasi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkap Sheng Kai menambahkan.

Di kesempatan yang sama Roberd Saragih, Rektor Institut Teknologi DEL, mengatakan teknologi komunikasi dan informatika berkembang dengan sangat pesat, sehingga perlu  membekali talenta muda lokal dengan sarana pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dan bertaraf internasional. Keluhan mengenai adanya kesenjangan antara lulusan universitas dan kebutuhan dunia pendidikan bisa diminalisir dengan adanya program ini.

Roberd menambahkan bahwa pihaknya akan menjalankan program ini dengan semaksimal mungkin agar mahasiswa dan pengajar IT DEL dapat berkontribusi dalam mendorong pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia sehingga mampu bersaing secara global.

Sementara itu Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pembina Yayasan Del dalam sambutannya mengatakan kerja sama yang dilakukan Huawei dengan IT Del merupakan langkah positif kontribusi industri kepada
dunia pendidikan.

Sebagai informasi, sejak tahun 2014, Huawei telah mengadakan berbagai program terkait pengembangan SDM lokal. Mulai dari pelatihan bersertifikasi internasional dan berstandar SKKNI yang melibatkan 325 mahasiswa dari 10 universitas terkemuka di Indonesia, hingga kerja sama pendirian Innovation Center bekerja
sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.