ArenaLTE.com – Uji lapangan alias field test menjadi upaya paling ampuh bagi vendor jaringan untuk memperkenalkan kehandalan solusi yang ditawarkan ke pihak operator dan regulator. Untuk adaptasi jaringan 4G LTE (Long Term Evolution) sudah ada pakem frekuensi yang jamak digunakan oleh operator seluler, seperti di Tanah Air empat operator mengusung frekuensi 1.800 Mhz untuk 4G LTE. Tapi saat 4G LTE harus berjalan di platform CDMA TD (Time Division)-LTE, maka frekuensi tak bisa lagi sama dengan frekuensi turunan dari keluarga operator GSM seperti halnya di Indonesia.

Seperti yang terjadi Tiongkok, operator China Mobile yang secara generik menggunakan platform CDMA TDMA (Time Division Multiple Access) harus menggunakan TD-LTE saat harus mengayuh layanan di segmen 4G.

Dan seperti dikutip dari situs Telecomasia.net (8/7/2016), vendor jaringan Huawei disebutkan telah berhasil melakukan uji akses TD-LTE di frekuensi 3.3 – 3.4 Ghz. Pengujian jaringan berlangsung di fasilitas Global TD-LTE Initiative workshop yang berada di kota Shanghai. Yang digunakan adalah penggabungan dan modifikasi jaringan TD-LTE 3.5 Ghz yang telah komersial.

Pada ajang WRC-15 di bulan November tahun lalu, spektrum frekuensi 300 MHz yang bersebelahan dengan C-Band ditandai untuk penggunaan 4G di 45 negara di wilayah Asia Pasifik, Afrika dan Amerika Latin.

Semua sistem komersial yang beroperasi di C-Band saat ini menggabungkan teknologi TD-LTE untuk efisiensi spektral pada pita frekuensi tinggi. Beberapa negara serta China Communication Standards Association juga mempromosikan pengalokasian 3.3-GHz ke 3.4-GHz band untuk digunakan pada TD-LTE.

“Lebih dari 40 operator global, dengan lebih dari 60 model terminal komersial, saat ini mengintegrasikan penyebaran jaringan komersial dan pra-komersial pada frekuensi 3.5 GHz. Kami akan terus bekerja sama dengan mitra industri global untuk mempromosikan perencanaan C-Band TDD agar mampu berorientasi dan memberikan kontribusi untuk memajukan pelaksanaan di tingkat nasional dan ke dalam organisasi standar spesifikasi 3GPP internasional,” ujar pihak Huawei dalam sebuah pernyataan.