ArenaLTE.com – Internet Of Things (IoT) sedang menggeliat sekarang ini. Dalam penerapan Internet Of Things (IoT) dalam skala besar, banyak hal dibalik layar yang harus dikerjakan untuk memastikan kelancarannya. Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh F5 Networks terungkap bahwa organisasi pemerintahan merupakan sektor dengan tingkat belanjan IoT tertinggi jika dibanding dengan sektor industri lainnya dan dalam kurun waktu 12 bulan terakhir, diikuti oleh industri telekomunikasi dan juga teknologi.

Kita tentu sudah melihat bagaimana organisasi pemerintahan mengintegrasikan IoT untuk mewujudkan inisiatif smart city, termasuk produsen otomotif yang memanfaatkan hal ini untuk membuat mobil yang terhubung dengan jaringan, dan sektor industri lainnya yang mulai memanfaatkan IoT – perangkat elektronik rumah tangga, gadget, hingga mainan anak. Untuk memungkinkan hal tersebut, organisasi perlu memenuhi dua kebutuhan dasar jaringan agar mampu menerapkan inisiatif IoT secara aman dan lancar. Dua kebutuhan tersebut adalah keamanan, dan visibilitas.

Keamanan Dalam Penerapan Internet Of Things (IoT)

Agar konsep dan penerapan IoT bisa bekerja, dibutuhkan adanya komunikasi antar perangkat dengan berbagai aplikasi yang terdapat di back-end – walaupun hanya sekedar menyimpan data, memperbarui perangkat lunak, mengubah konfigurasi dan sebagaiya.

Validasi juga memegang peranan penting di dalam keamanan IoT. Para pemain IoT memerlukan layanan yang dapat mengidentifikasi perangkat (smartphone) serta asosiasinya (pemilik, pengguna yang absah) secara cepat dan tepat.

Hal penting lainnya tentang keamanan adalah analisis protokol, karena bermunculannya protokol baru yang sedang di petimbangkan untuk menjadi standar dalam IoT kedepannya. Keamanan protokol bisa menjadi risiko keamanan yang besar dan menantang untuk diatasi dalam waktu yang singkat.

bisnis iklan mobileVisibilitas Dalam Penerapan Internet Of Things (IoT)

Infrastruktur (IoT) yang dibangun juga harus mampu mendukung visibilitas, yang artinya mampu melihat apa saja hal yang terjadi di dalam sistem. Visibilitas ke dalam secure transactions (SSL inspection) memungkinkan sistem keamanan untuk mengidentifikasi berbagai aktivitas “jahat” dan kemudian mengatasinya.

Visibilitas juga berarti mengenali pola kebiasaan penggunaan, sehingga mampu mendorong terjadinya penyesuaian terhadap layanan secara otomatis. Selain kemampuan analisis operasional yang biak dengan memanfaatkan “Big Data”, visibilitas juga berhubungan dengan pelaporan dan logging untuk bisa menentukan sumber masalah yang terjadi.

Kebutuhan akan keamanan dan visibilitas di dalam infrastruktur memperlihatkan bahwa IoT tidak sebatas hanya perangkat, sartphone dan gadget saja, keamanan dan visibilitas menjadi dua kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi oleh organisasi ketika mulai mengintegrasikan IoT ke dalam sistemnya guna memungkinkan terjadinya komunikasi antar perangkat dan sistem yang lancar dan aman.