ArenaLTE.com – Global Mobile Supplier Association (GSA) baru saja mengumumkan laporan terkait penggunaan 4G LTE secara global. Organisasi yang lebih dikenal sebagai asosiasi pemasok global untuk ponsel ini mengungkapkan bahwa pengguna 4G LTE tumbuh lebih cepat dibanding dari pengguna teknologi sistem komunikasi mobile lainnya. Dalam laporannya dituliskan, pertumbuhan pengguna 4G LTE tahunan (yoy) pada kuartal-II 2015 tumbuh mencapai 140 persen.

GSA mencatat bahwa pada kuartal-II 2015 ada penambahan yang signifikan. Asosiasi menuliskan bahwa ada 755 juta pelanggan di jaringan 4G LTE pada 30 Juni 2015 secara global. “Ada 441 juta pelanggan LTE yang bertambah dibanding tahun lalu atau mengalami pertumbuhan tahunan yang mencapai 140 persen. Dan untuk pertama kalinya, pangsa pasar LTE melebihi 10 persen (10.44 persen) dari teknologi mobile di seluruh dunia,” jelas Alan Hadden, Wakil Presiden Penelitian GSA, dalam siaran persnya.

Asosiasi pemasok global ini juga memperkirakan bahwa akan ada penambahan mencapai 1 miliar pengguna LTE, di seluruh dunia pada akhir 2015 ini. Alan juga menjelaskan bahwa peningkatan pengguna 4G LTE, lebih besar 52 persen lebih tinggi dibanding pengguna di jaringan 3G/ WCDMA-HSPA yang hanya memperoleh sebanyak 74,4 juta pelanggan. Pelanggan GSM juga tercatat jatuh pada kuartal ini yang hanya mencapai 98 juta pelanggan, lebih rendah dari pengguna 4G LTE.

Pasar layanan LTE secara global juga mencatat Asia Pasifik (APAC) meningkat sebanyak 51,2 persen. Bahkan, di Amerika Utara peningkatan tersebut hampir menyentuh angka 200 juta pengguna LTE (198 juta). Menorehkan pasar Amerika sebagai pasar LTE terbesar kedua di dunia. Kendati demikian, wilayah ini juga tercatat mengalami penurunan secara global dari 42,4 persen di tahun sebelumnya, menjadi 26,2 persen.

Sementara itu untuk wilayah Eropa, tercatat memiliki sebesar 16 persen dari total keseluruhan pengguna di Eropa Barat, pengguna di bagian wilayah Barat tercatat memiliki pelanggan mencapai 100 juta pengguna. Namun, pertumbuhan di Amerika Latin dan Karibia tercatat bahwa telah mencapai 22,5 juta pengguna 4G LTE, meningkat 17,2 juta lebih tinggi dari 2014.

Jumlah-pengguna-LTE

Kinerja yang kuat juga terjadi di wilayah Timur Tengah. Negara-negara di jazirah Arab tersebut tercatat telah mencapai 1 juta pengguna 4G LTE yang meningkat setiap bulannya. Timur Tengah juga memiliki 23,7 persen pengguna 4G LTE yang tumbuh dalam tahunan mencapai 194 persen. Sedangkan untuk China, hingga Juni 2015 telah mencapai langgan LTE 63,5 juta pada kuartal-II.

Untuk diketahui, sebanyak 422 operator di 143 negara dunia telah mengadopsi teknologi jaringan 4G LTE. Data GSA juga melaporkan bahwa pada Juli 2015, akan ada 460 layanan komersial LTE yang akan diluncurkan hingga akhir 2015. Penyebaran LTE-Advanced juga telah dilakukan semua operator di seluruh dunia.

Sekarang tercatat telah lebih dari 30 persen operator berinvestasi dalam penyebaran sistem LTE-Advanced, dengan komersialisasi pembawa agregasi fitur pertama yang akan dieksploitasi. Ada sekitar 88 operator atau lebih dari 20% dari semua LTE operator, telah meluncurkan secara komersial layanan LTE-Advanced di 45 negara.

Dalam catatan secara komersial, 15 layanan LTE Advanced tersebut tercatat mampu mencapai kecepatan 100 Mbps hingga 150 Mbps dalam penggunaan empat perangkat. Sedangkan 73 jaringan dukungan Kategori 6 perangkat (di atas 150 Mbps hingga 300Mbps). Jumlah LTE dan LTE-Advanced langganan diharapkan untuk lulus secara global dari teknologi 3G / WCDMA-HSPA pada tahun 2020.