ArenaLTE.com – Banyak hal positif yang bisa dimanfaatkan pengguna internet untuk menggali informasi, baik melalui perangkat desktop maupun mobile. Hal ini menandakan bahwa hampir semua orang saat ini membutuhkan internet, pun demikian dengan para traveler Indonesia maupun negara lainnya. Segmen pengakses ini kerap disebutkan banyak melakukan riset terdahulu di Google untuk menggali informasi sebelum bepergian.

Data riset dari Google pada bulan Januari hingga September 2015, mengungkapkan bahwa ada peningkatan besar antara pengguna desktop dan tablet, termasuk dengan smartphone. Peningkatan pada pengguna ponsel sendiri, diprediksi meningkat 61% melebihi dari pengguna desktop maupun tablet yang hanya sekira 39%. Hal ini sejalan dengan perilaku yang dilakukan para traveler saat ini, menggali informasi melalui handset mereka sebelum ke tempat tujuan.

Lalu bagaimana sih sebenarnya perilaku para traveler dalam rekaman Google sendiri. Dyah Wulandari, Account Manager ongoing customer training in all Google advertising Solutions, mengungkapkan bahwa para traveler pasti menggunakan smartphone untuk melakukan riset perjalanan mereka. Perusahaan mengungkapkan hal itu ditandai dengan meningkatnya penggunaan dalam kolom pencarian di laman.

“Pengakses mobile yang berhubungan dengan travel memang lebih cepat dari desktop, hal itu sebenarnya sudah terjadi dari 2012 hingga 2014. Untuk pengakses itu meningkat pesat setiap tahunnya. Dari catatan Google sendiri peningkatan itu dari tahun ke tahunnya bisa mencapai 30 hingga 50%,” jelas Dyah Wulandari, di sela acara pengenalan aplikasi tiket.com, di Jakarta.

Secara makro sendiri, mobile sering digunakan para traveler adalah sebagai riset, jadi banyak yang melakukan pencarian berhubungan dengan tujuannya. Seperti apa yang bisa dilakukan di Bali, dengan apa kesana, atau berapa besar biaya untuk mencapai arah sana.

Dyah juga menjelaskan, beragam karakter yang dimiliki traveler memang beragam. Namun, kebanyakkan pengakses ini lebih fokus kepada riset tempat tujuannya, hal itu terekam dalam kolom pencarian yang ada di Google. Namun uniknya, traveler Indonesia justru lebih banyak mengunjungi daerah wisata di Indonesia sendiri, hal itu terlihat dari histori pencarian.
Baca juga: Tiket.com Hadirkan Fitur Baru ‘Last Minute Hotel’ untuk Traveler Dadakan

Foto 3

“Uniknya memang traveler Indonesia itu lebih suka local destination, lebih suka tujuannya adalah wisata Indonesia itu sendiri, bukan daerah wisata luar negeri. Hal ini mungkin karena family oriented, makanannya, dan bahasanya lebih convertible. Ya, walaupun porsi untuk destination ke luar negeri tetap ada tapi tidak sebesar dari tujuan lokalnya,” tambah Dyah.

Meski demikian, kecepatan akses internet 4G LTE yang ada saat ini juga kerap disebutkan sangat membantu proses pencarian. Walaupun sebenarnya kelas atau segmen traveler yang terlihat Google ada dari golongan menengah ke atas.

“Hal ini juga yang menjadikan bisnis traveler ikut besar. Untuk mengungkapkan daerah mana yang besar, sebenarnya Jakarta adalah tujuan yang paling besar dalam pencarian riset itu sendiri,” tambah Dyah.