ArenaLTE.com – Meski belum ada wujudnya, bahkaan juga belum tentu diproduksi, namun mengamankan paten menjadi suatu keharusan bagi perusahaan-perusahaan manufaktur raksasa, pasalnya paten adalah poros investasi yang tak ternilai harganya dimasa depan. Adalah paten drone penyelamat dan truk tanpa sopir yang didapat Google. Wajar jika pendaftaran beragam paten rajin disodorkan perusahaan sekelas Samsung, Apple, Sony, Microsoft, Xiaomi, dan Google.

Dan yang disebut terakhir, belum lama ini dikabarkan telah menerima paten untuk drone penyelamat. Drone untuk misi ini digunakan untuk mengantarkan persediaan barang bagi korban atau pasien yang membutuhkan. Atau dalam kasus darurat medis, dan korban memencet tombol darurat, maka drone akan dikirim Google ke lokasi di mana Anda berada. Tindakan cepat ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam merespon kondisi darurat.

Tentunya drone penyelamat ini tidak bisa menggantikan tenaga medis, tapi bisa menjadi bantuan pertama sebelum tim medis datang. Dalam konsepnya akan ada stasiun yang berfungsi untuk memanggil drone. Stasiun ini mungkin ditempatkan di beberapa titik dan bisa dipanggil lewat ponsel, atau menggunakan jaringan internet.

Selain drone penyelamat, di bulan Februari lalu Google juga telah mendapatkan paten truk tanpa sopir. Truk tanpa sopir ini berfungsi sebagai kendaraan untuk mengantar barang dari Google kepada pembeli. Sang pembeli lantas membuka kunci loker dengan sebuah kode, kartu kredit atau pembaca NFC (Near Field Communication) yang ada diĀ smartphone. Setelah sang pembeli mengambil barangnya, truk ini akan melanjutkan perjalanan.

Dalam dokumen hak paten itu, terlihat jika desain kendaraan itu mirip truk mini. Kargo bagian belakang terdiri dari beberapa kotak loker yang dikunci.