ArenaLTE.com – Smartphone yang beredar di Indonesia tentu juga harus bisa memahami kebutuhan penggunanya di Indonesia. Cukup menarik jika sebuah smartphone mampu mengerti kebutuhan spesifik pemiliknya bukan? Berkat Fira OS yang ada dibenamkan dalam smartphone besutan Polytron, kini masyarakat Tanah Air tak perlu repot-repot ke konter untuk membeli pulsa atau membayar token PLN.

Fira OS adalah sistem operasi buatan Polytron yang berjalan di atas platform Android. Menariknya, sistem operasi atau lebih tepatnya antarmuka ini menawarkan sesuatu yang berbeda dari custom UI lain karena sangat ‘Indonesiawi’. OS ini memberikan dukungan lebih terhadap konten atau fitur bermuatan lokal.

arenalte-Fira OS memiliki fitur berbeda dengan user interface lain. Seperti diungkap Eben Haezar, selaku perwakilan Polytron, OS ini mengemas berbagai fitur yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat Tanah Air. Tidak percaya? Fira punya Fira Check Pulsa, aplikasi bawaan yang secara sistematis terpampang sebagai fitur untuk mengetahui sisa pulsa.

Fitur paling menarik seperti sudah disebut di atas adalah keberadaan Fira Store. Dengan fitur ini, pengguna smartphone Polytron bisa membeli pulsa, membayar token PLN prabayar atau membeli voucher game.

Buat berbelanja secara online, Fira OS juga menyuguhkan Fira Pay yang bisa dipakai untuk belanja atau melakukan transaksi via internet. Fitur ini bisa berjalan berkat kerjasama dengan Veritrans, solusi payment gateway untuk ecommerce merchant di Indonesia. Ada lagi Fira Directory yang menawarkan kemudahan mendapat informasi lokasi dan kontak hanya dengan mengakses fitur tersebut.

“Polytron berencana untuk terus berinovasi, salah satunya adalah melalui investasi di bidang software. Kami ingin menciptakan software yang dapat memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, yaitu melalui Fira OS. Investasi di bidang software ini sendiri telah kami mulai sejak tahun lalu,” ujar Tekno Wibowo, Marketing Director PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dalam peluncuran Fira OS di Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Lebih jauh, Eben Haezar, selaku perwakilan PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) mengungkapkan jika Fira OS dibangun dan dikenbangkan oleh Polytron tanpa ada tenaga asing. “Polytron membuktikan bahwa selain produksi handset dengan kandungan komponen dalam negeri, Polytron juga concern di sisi pengembangan software.”

Fira OS disematkan dalam lini produk terbaru Polytron, Zap 6. Dalam seri Zap 6 ini terdapat lima tipe Posh Note (4G551), Posh (4G551), Note (4G550), Cleo (4G500) dan Power (4G502). Kelima tipe ini disimbolkan dengan lima tokoh superhero berbeda yang memiliki keistimewaan masing-masing.