ArenaLTE.com – Ericsson belum lama ini telah mengumumkan kemitraan dengan KDDI, operator terkemuka dari Jepang dalam proyek Device Connection Platform (DCP). Kemitraan ini akan memberikan layanan konektivitas yang ditingkatkan untuk pelanggan perusahaan KDDI dan mendukung penyebaran solusi IoT pada skala global.

DCP adalah platform IoT berbasis cloud yang memungkinkan KDDI untuk menawarkan manajemen konektivitas IoT pada perusahaan, manajemen langganan, administrasi konektivitas jaringan dan layanan penagihan yang fleksibel.

Perusahaan dapat melakukan penyebaran, mengelola skala IoT perangkat yang terhubung dan aplikasi secara global, sementara efisiensi operasional dapat ditingkatkan sembari mengurangi biaya.

Keiichi Mori, Executive Officer IoT Business Development Division, Solution Business Sector KDDI mengatakan, “KDDI berkomitmen untuk membangun lingkungan komunikasi dengan operator dunia untuk mendukung bisnis global kami ke para pelanggan. Kami percaya bahwa dengan mengadopsi DCP, kita akan dapat memanfaatkan koneksi Ericsson dengan operator global dan selanjutnya mempromosikan penyebaran layanan terpadu kami secara global untuk pelanggan karena penyebaran IoT kini telah mencakup level global.”

Dengan menawarkan konektivitas multinasional yang mulus, DCP memungkinkan pelanggan untuk memanfaatkan pertumbuhan perangkat global yang terhubung. Platform ini menurunkan biaya masuk serta total biaya kepemilikan, menerapkan, mengelola dan skala solusi IoT yang layak secara finansial untuk produsen perangkat, perusahaan dan penyedia layanan.

Percepatan jumlah perangkat yang terhubung didorong oleh berbagai pertumbuhan aplikasi dan model bisnis. Prakiraan Ericsson pada tahun 2021 akan terdapat 28 miliar perangkat yang terhubung, dari jumlah tersebut 16 miliar berada pada segmen IoT , termasuk perangkat M2M seperti smart meter dan light sensor.