ArenaLTE.com – Dibanding Indonesia, India adalah pasar yang lebih besar jika melihat dari jumlah penduduknya yang mencapai 1,31 miliar jiwa. Selain itu juga menjadi pasar yang strategis sebagai salah satu poros industri di Asia Selatan. Meski di sejumlah wilayah masih di dera kemiskinan, pemerintah India telah mengumandangkan pengembangan proyek smart city di sejumlah kota-kota utama. Karena pasar yang besar dan penuh kompleksitas, penggarapan smart city di India tentu melibatkan beberapa vendor besar.

Mengutip sumber dari Indiatimes.com, sejumlah perusahaan seperti Ericsson, Nokia, Huawei, dan Cisco kini sedang bertaruh untuk proyek smart city di India. Proyek smart city di India memang bernilai fantastis, mencapai US$50 miliar dalam peluang pengembagan dalam kurun lima tahun. Ericsson dan Huawei dilaporkan telah mulai bekerja pada beberapa proyek smart city di India, sementara Nokia sedang bersiap mengajukan tawaran untuk beberapa proyek. Sementara Cisco sudah jauh terlibat pada penggarapan smart city di 25 kota di India.
BACA: GIRC Perkuat Implementasi Smart City di Jakarta

Pemerintah India telah menetapkan kota cerdas dalam konteks suatu wilayah yang menyediakan kualitas hidup yanb layak bagi warganya, lingkungan yang bersih dan berkelanjutan, serta mendukung penerapan solusi cerdas. Dalam daftat yang dikelurkan pihak pemerintah, dari 20 kota yang ikut dalam pengembangan proyek smart city adalah Pune, Jaipur, Surat, Kochi, Ahmedbad, New Delhi, Chennai, Visakhapatnam, Ludhiana dan Bhopal. Nilai kontrak US$50 miliar tentu sangat menggiurkan bagi vendor, plus rentang target penyelesaian selama lima tahun.

Dalam tahap pertama, pemerintah India akan menggelontorkan dana senilai US$220 – US$250 juta untuk vendor yang telah memegang kontrak pengerjaan. Cisco sendiri disebut-sebut mendapat US$25 juta untuk penggarapan infrastruktur IT smart di tiap-tiap kota.