ArenaLTE.com – EC-GSM-IoT (sebelumnya disebut EC EGPRS) adalah teknologi baru yang memungkinkan jaringan selular yang ada untuk menjalankan aplikasi LPWA (Low Power Wide Area) IoT (Internet of Things). EC GSM IoT dapat diaktifkan melalui software baru berdasarkan jejak platform teknologi GSM, hal ini menambahkan cakupan lebih untuk melayani perangkat IoT.

Dalam kaitan tersebut, vendor Ericsson, operator Orange dan manufaktur chip Intel telah menyelesaikan salah satu uji coba pertama dari teknologi EC-GSM-IOT untuk optimalisasi Internet of Things agar dapat lebih murah, kompleksitas rendah pada sisi perangkat, dan kemampuan jaringan ditingkatkan untuk IoT berbasis jaringan seluler.

Uji coba perdana EC-GSM-IoT dilakukan di Paris sejak bulan November 2015 sampai Februari 2016 dengan menggunakan pita frekuensi 900MHz. Hasilnya perpanjangan cakupan dari 20 dB di luar cakupan GSM tercapai, menunjukkan peningkatan tujuh kali lipat dalam berbagai aplikasi tingkat rendah. EC-GSM-IoT juga menunjukkan kemampuan untuk mencapai lokasi (coverage) yang menantang seperti ruang bawah tanah, dimana banyak smart meter dipasang, atau daerah-daerah terpencil di mana sensor dikerahkan untuk pertanian atau penggunaan monitoring infrastruktur. Persidangan hidup menunjukkan kinerja yang sangat baik dan terbukti koeksistensi penuh perangkat tersebut dengan perangkat mobile.

Alain Maloberti, SVP dari Orange Labs Networks mengatakan: “Hasil uji coba ini merupakan langkah maju yang signifikan bagi industri dan menunjukkan kelangsungan hidup dan efektivitas biaya teknologi, serta membuka jalan bagi kita untuk membantu ekosistem IoT dapat berkembang. ” Dikutip dari situs Cellular-news.com (25/2/2016), jaringan seluler untuk IoT kabarnya akan doptimalkan dan beroperasi pada tahun 2017.