ArenaLTE.com – Vendor jaringan asal Swedia, Ericsson dan HomeSend, penyedia layanan transaksi online global, kini telah berkolaborasi untuk menyasar para remittance di pasar negara berkembang. Sebagai wujud konkrit, kedua perusahaan akan bekerjasama dalam proses mempercepat proses pengiriman uang lewat smartphone di pasar negara berkembang.

Dengan kerjasama ini, maka 50 juta pengguna aplikasi mobile wallet Ericsson dapat memperoleh manfaat dari akses ke layanan pembayaran internasional melalui jaringan HomeSend dalam skema money transfer operators (MTOs).

Dengan kerjasama ini, Ericsson Wallet Platform sekarang telah disertifikasi oleh HomeSend untuk menjembatani kesenjangan antara lembaga keuangan, entitas non-keuangan dan operator jaringan mobile. HomeSend adalah perusahaan hasil patungan (joint venture) antara Mastercard, eServGlobal dan BIC. LTE Cat 9Dalam model bisnisnya, kemitraan HomeSend-Ericsson akan menawarkan bagi penyedia jasa keuangan transaksi dengan biaya-rendah, cara yang sederhana dan cepat untuk menghubungkan HomeSend global yang mentransfer uang hub dengan uang platform aplikasi Ericsson yang dapat menjangkau seluruh dunia. Dengan ini, pengguna mobile money diharapkan dapat menikmati level baru dalam nilai fleksibilitas dan pilihan.

Di luar bisnis jaringan, Ericsson juga memiliki Ericsson’s Mobile Financial Services solutions, layanan yang ditawarkan mencakup jasa interkoneksi dan transaksi keuangan berbasis cloud perusahaan, dan layanan mediasi, yang bertujuan untuk memperluas jangkauan ke penyedia Jasa Keuangan untuk menggunakan mobile wallet platform dan mobile banking.

“Kemitraan ini merupakan komitmen kami untuk menggantikan uang tunai dan memfasilitasi pembayaran elektronik, memajukan inklusi keuangan dalam ekonomi global baru,” kata Stephen Doyle, CEO, HomeSend, dikutip dari Telecomasia.net (29/9/2016).

Di tahun 2016, Bank Dunia memperkirakan pengiriman uang mencapai lebih dari US$ 600 miliar, dengan lebih dari US$ 440 miliar yang dikirim ke negara-negara berkembang. Dengan Kemitraan maka dapat menjembatani kesenjangan antara penyedia keuangan dan jasa telekomunikasi, yang memungkinkan pengguna mobile wallet untuk mengirim dan menerima uang dari keluarga mereka di luar negeri melalui smartphone mereka. Di pihak lain, memungkinkan lembaga keuangan untuk menawarkan pelanggan mereka kenyamanan transfer uang digital terlepas dari dimana lokasi mereka berada.