ArenaLTE.com – Bersaing dengan Singapura, Hong Kong sampai hari ini berhasil mempertahankan status sebagai wilayah otoritas yang  memiliki penduduk paling terhubung di dunia pada tahun 2016. Hal ini berdasarkan riset dari Connected Consumer Index terbaru yang dirilis lembaga GfK. Indeks menggabungkan adopsi konsumen dari 11 jenis perangkat yang berbeda , mulai dari smartphone, tablet, ponsel PC, desktop PC, dapat dikenakan, smart TV, set-top box TV, konsol videogame, e-reader, mobil terhubung dan rumah pintar.

Indeks menggabungkan adopsi konsumen dari 11 jenis perangkat yang berbeda – smartphone, tablet, ponsel PC, desktop PC, wearable device, smart TV, set-top box TV, konsol videogame, e-reader, connected car dan rumah pintar. Dilansir dari Telecomasia, Hong Kong menduduki puncak peringkat keseluruhan dengan skor indeks 1.486, naik dari 1.430 pada tahun 2015.

Hal ini sebanding dengan skor rata-rata global yang hanya ada di kisaran 313. Untuk peringat kedua dengan skor 1062 dipegang oleh Amerika Serikat, dan skor di Asia yang paling dekat dengan Hong Kong adalah Singapura dengan skor indeks 80.

Di Hong Kong, seperti halnya yang terjadi di negara Asia lainnya, skor konsumen terhubung tertinggi disebabkan adopsi smartphone yang kuat. Namun kunci pertumbuhan masyarakat di Hong Kong dan pasar Asia lain kini mulai bergeser ke segmen konektivitas konsumen.smartphone

Sebelumnya Bloomberg juga merilis 10 daftar negara paling terkoneksi di dunia. Karena bagi sebuah negara, semakin baik layanan telekomunikasi dan membuat orang semakin mudah saling terhubung menjadi pondasi utama lancarnya aliran barang, pelayanan, keuangan, masayarakat dan data. Kelancaran ini akan berdampak lurus terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sejatinya, yang melakukan riset adalah McKinsey Global Institute yang berhasil memberi rangking terhadap 139 negara  tentang bagaiamana mereka bisa saling terhubung ke seluruh dunia. Dimana posisi puncak dikuasai oleh Singapura yang sukses sebagai negara di Asia dan Dunia yang paling terkoneksi diatas Belanda yang berada di posisi kedua sebagai negata yang paling terkoneksi dengan digital. Diikuti oleh Amerika, Jerman dan Cina di peringkat ketujuh.