ArenaLTE.com – Adu kebut pada koneksi LTE (Long Term Evolution) seolah tiada habisnya, antar operator dan mitra vendornya selalu mencari cara agar dapat membuktikan output kecepatan yang lebih tinggi dari rekor sebelumnya.Berkat adopsi teknologi 4×4 multiple-input, multiple-output (MIMO) pada LTE, menjadikan segala sesuatunya menjadi logis dilakukan. Seperti baru-baru ini operator asal Jerman, Deutsche Telekom dan Huawei Networks diwartakan telah sukses melakukan uji jaringan LTE-A (Advanced) Pro sampai kecepatan 1,22 Gbps.

Uji coba berlangsung di kota Berlin dengan menggunakan fasilitas macro cell BTS (Base Transceiver Station) yang ditandem dengan micro cell. Akselerasi berupa throughput besar dihasilkan dari penggabungan five carriers dan implementasi 4×4 MIMO.

“Akses internet berkecepatan tinggi bukan lagi monopoli fiber optics, bagi pelanggan yang membutuhkan akses internet super cepat namun tetap ingin mobile, maka terobosan LTE-A Pro bisa menjadi jawaban,” ujar Claudia Nemat, Direktiur Deutsche Telekom, dikutip dari situs totaltele.com (13/9/2016).Deutsche-Telekom

Ini bukan pertama kali bagi Deutsche Telekom dan Huawei dalam menggelar uji coba, dalam uji coba pertama yang juga berlangsung di Berlin, kecepatan koneksi yang didapat masih 340 Mbps.

Dengan pencapaian uji LTE hingga 1,22 Gbps, maka mendapuk Deutsche Telekom sebagai salah satu operator seluler yang berhasil menggeber LTE lebih dari 1 Gbps. Elisa, operator seluler dari Finlandia pada akhir Agustus lalu mengklaim berhasil menembus akses LTE sampai 1,9 Gbps, meski uji coba Elisa dilakukan di laboratorium, bukan field test.

Mengikuti langkah adu cepat LTE, operator Dialog dan Mobitel (Sri Lanka), TDC (Denmark), SK Telecom (Korea Selatan), Swisscomm (Swiss), serta Telstra (Australia) dijawalkan akan melakukan ujin coba dan roll out jaringan LTE-A Pro. GSA (Global mobile Supplier Association) memperidiksi pada akhir 2016 sudah ada operator yang melakukan komersialisasi LTE-A Pro dengan standar kecepatan Gbps.