ArenaLTE.com – Saat kita yang tinggal di perkotaan tengah asyik menikmati koneksi internet dan telepon, masih ada daerah yang terisolasi dari layanan yang sama. Padahal kebutuhan kalangan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi adalah elemen krusial di era informasi seperti sekarang. Selain sebagai sarana komunikasi juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Bukan rahasia lagi jika di era informasi seperti sekarang, kemampuan untuk mendapatkan, memanfaatkan dan mengolah informasi mutlak dimiliki suatu bangsa guna meningkatkan ekonomi sekaligus daya saing. Kemampuan tersebut juga harus dimiliki setiap daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak ayal infrastruktur telekomunikasi yang mumpuni sangat dibutuhkan agar mampu membuka keterisolasian suatu daerah serta membuka peluang ekonomi bagi daerah tersebut. Infrastruktur telekomunikasi yang memadai akan mendukung kegiatan sektor riil terutama dalam menjamin kelancaran arus barang dan informasi.pembangunan BTS operator

Masih banyak daerah belum terjamah layanan telekomunikasi seperti internet yang saat ini sangat penting.  Contohnya, salah satu daerah terpencil yang sangat membutuhkan internet dan layanan telekomunikasi memadai adalah desa Miangas, kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Tak hanya layanan telekomunikasi saja yang saat ini dibutuhkan masyarakat Miangas. Saat ini masyarakat di Miangas merindukan hadirnya layanan internet. Boro-boro layanan 4G LTE hingga sekarang desa Miangas belum terjamah layanan internet sama sekali.

Padahal internet sangat dibutuhkan untuk menjalankan roda pemerintahan dan menggembangkan perekonomian masyarakat di pulau yang memiliki potensi perikanan cukup besar ini.

Terkait hal ini, Steven Hauer Edwin Maarsit, Camat Miangas mengharapkan operator seluler seperti Telkomsel, Indosat dan XL bisa memberikan layanan telekomunikasi dan internet di Pulau Miangas. “Sehingga perekonomi masyarakat di Miangas dapat tumbuh lebih cepat lagi,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima ArenaLTE.

Desa ini sendiri sebenarnya sudah mulai merasakan manfaat kehadiran infrastruktur telekomunikasi meskipun masih terbatas. Sebelum jaringan telekomunikasi hadir, akses informasi di Miangas sangat terbatas yang membuat daerah tersebut terisolir. Padahal Miangas memiliki fungsi yang strategis karena berbatasan langsung dengan negara Filipina.

Kondisi tersebut mulai berubah sejak tahun 2010 ketika Telkomsel hadir di Miangas. Kehadiran operator seluler di Pulau Miangas dinilai Steven memberikan dampak yang signifikan khususnya bagi masyarakat Miangas yang letak geografisnya berada di ujung Utara Indonesia.

Selain membuka keterisolasian, adanya jaringan telekomunikasi dari Telkomsel dinilai Steven memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Miangas. Namun disayangkan tak semua operator mau membangun di daerah terpencil dan tak menguntungkan seperti Miangas.

Menurut Steven hingga saat ini hanya Telkomsel yang mau menggelar jaringan telekomunikasi di desa Miangas. Padahal operator telekomunikasi yang mengantungi izin penyelenggaraan full-service provider secara nasional jumlahnya terbilang banyak.

Ia mengatakan dengan adanya jaringan telekomunikasi, minat investasi di Pulau Miangas sudah mulai tumbuh. Industri perikanan di Pulau Miangas sudah mulai menggeliat.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah sendiri berani mengklaim jika kehadiran jaringan Telkomsel hingga wilayah perbatasan negara merupakan bentuk nyata pelayanan bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali.

“Lebih dari memerdekakan seluruh masyarakat di NKRI dari keterisolasian komunikasi, kehadiran layanan Telkomsel di wilayah perbatasan negara tentunya juga akan semakin memperkokoh terpeliharanya NKRI sebagai negara kepulauan.”

Tak berlebihan jika kemudian Steven meminta Presiden Joko Widodo mau memperhatikan masyarakat di daerah terpencil seperti di Pulau Miangas. “Kami mengharapkan tak hanya Telkomsel saja yang mau membangun telekomunikasi di pulau Miangas. Saat ini hanya Telkomsel saja yang masuk ke daerah Miangas. Itupun dengan kapasitas yang sangat terbatas,”papar Steven.

Steven mengharapkan Presiden Joko Widodo bisa mengeluarkan aturan agar operator telekomunikasi lain seperti XL dan Indosat pun mau menggelar jaringan telekomunikasi di pulau terluar dan terpencil Indonesia seperti di Miangas. Tujuannya agar perekonomian masyarakat di daerah terpencil dan terluar dapat berkembang seperti daerah lainnya di Indonesia.

Saat ini masyarakat di Miangas yang mayoritas nelayan sangat tergantung terhadap layanan telekomunikasi seluler. Bahkan telekomunikasi selular dijadikan alat bantu untuk mencari nafkah. Selain dipergunakan sebagai penghubung Miangas dengan dunia luar, telekomunikasi selular dipergunakan masyarakat sebagai alat berkomunikasi ketika mereka melaut.