ArenaLTE.com – Carousell dan Hijabenka berkolaborasi meluncurkan kampanye terbaru mereka bertajuk “Bersihkan diri, Bersihkan Lemari”. Kampanye ini dilakukan seiring datangnya bulan Ramadhan untuk mengajak pengguna mereka untuk berbisnis melalui smartphone sembari menjalani puasa.

Kampanye “Bersihkan diri, Bersihkan Lemari” dari Carousell dan Hijabenka ini mengajak para pengguna untuk membersihkan lemari mereka sembari membersihkan jiwa di bulan suci ini. Keduanya ingin menginspirasi orang untuk membersihkan rumah mereka dari barang-barang yang tidak lagi mereka butuhkan untuk menyediakan tempat bagi barang-barang yang lebih berarti.

Carousell mengajak para penggunanya diajak untuk menjual barang mereka dan memenangkan gaya terbaru dari Hijabenka yang tepat di bulan Ramadhan. Pengguna dapat mengunjungi Facebook Carousell Indonesia untuk mencari tahu bagaimana berpartisipasi dalam acara ini.

Carousell adalah salah satu mobile classified app yang berfokus pada preloved fashion di Indonesia. Sejak diluncurkan pada Desember 2014 dan berhasil mencapai 20 kali  pertumbuhan bisnis. “Komunitas Indonesia telah sangat mendukung sejak diluncurkan. Pertumbuhan kami berawal dari mulut ke mulut, melalui keluarga, teman, dan influencers,” ujar Marcus, co-founder Carousell di sela-sela buka puasa bersama media di Jakarta baru-baru ini.

Carousell

Semenjak diluncurkan di Singapura pada Mei 2012, Carousell telah melakukan ekspansi ke 12 kota besar di seluruh dunia, termasuk Taipei, Hong Kong, dan Jakarta. Kaum milenial merupakan kelompok yang paling gemar menikmati jual beli barang melalui smartphone, menghasilkan lebih dari 33 juta listings terhitung tanggal 31 Mei 2016.

“Carousell merupakan platform yang dikembangkan untuk generasi milenial, sehingga sangat cocok untuk masyarakat Indonesia. Menyuarakan generasi pengguna internet yang telah meninggalkan internet desktop dengan melakukan pendekatan mobile-first untuk memecahkan masalah lokal yang unik,” jelas Marcus.

Dengan lebih dari 70 listings per menit di 2015 secara global, dan sekitar 23% pertumbuhan pengguna Indonesia setiap bulannya semenjak diluncurkan pada Januari 2015. Berkomitmen untuk menguatkan posisinya di Indoneia melalui inisiatif community engagement yang lebih aktif untuk mengenalkan berbagai preloved items dengan menggunakan teknologi tercanggih yang memudahkan pengguna Indonesia untuk menjual dan membeli barang melalui smartphone mereka.