ArenaLTE.com – Indosat mengklaim secara keseluruhan base tranciever station (BTS) miliknya sudah mengadopsi teknologi 4G LTE. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Indosat Alexander Rusli yang mengungkapkan BTS 4G Indosat siap diaktifkan November tahun ini sesuai regulasi yang ditentukan oleh Pemerintah.

“Sejak tiga tahun lalu sebenarnya pembangunan BTS 4G Indosat sudah dilakukan. Kami tidak perlu melakukan banyak perubahan, karena semua tinggal ganti software saja. Jika regulasi sudah diresmikan dan menyeluruh waktunya, maka BTS 4G Indosat tinggal di-ON-kan saja,” jelas Alex Rusli di Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Dirinya juga mengungkapkan, experience 4G LTE akan menjadi hal yang diutamakan perusahaan, sehingga tidak ada produk atau layanan khusus untuk di teknologi ini. Layanan akan dibuat sama dengan sebelumnya, hanya pengguna diungkapkan akan mendapatkan akses yang lebih cepat saja.

“Layanan produk nanti akan berjalan secara paralel, tidak hanya mengkaitkan hanya untuk 4G LTE. Layanan nanti akan jadi lebih cepat, experience-nya akan lebih didapat pengguna nanti jadi ditunggu saja. Ada beberapa yang kita sudah siapkan seperti konten video,” tambahnya menjelaskan.

Alex menerangkan bahwa tahap clustering atau migrasi jaringan ke pita frekuensi 1.800 MHz, sudah dalam tahap penyelesaian. Beberapa titik kota sudah selesai, seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan. Semua BTS 4G Indosat sudah tinggal diaktifkan.

“Sesuai regulasi Kominfo dan pada bulan November mendatang, semua akan diaktifkan karena kita tinggal ON saja. Jadi tidak bertitik hanya satu kota saja sekarang. Semua akan berjalan pada waktu yang ditetapkan di bulan tersebut dan aktif secara nasional,” jelasnya.

Sebagai informasi, Kementerian komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengharapkan clustering teknologi 4G LTE di pita frekuensi 1.800MHz diharuskan selesai pada Nopember 2015. Sehingga awal 2016 mendatang, pengguna telekomunikasi Indonesia sudah bisa merasakan experience teknologi jaringan generasi keempat yang akan digelar ini.