ArenaLTE.com – Opera, perusahaan aplikasi browser asal Norwegia rupanya cukup concern dengan kejadian yang baru saja menimpa Indonesia. Pada tanggal 2 Maret, terjadi gempa bumi berkekuatan 7,8 skala richter di Sumatera Barat, Indonesia, yang dapat memicu terjadinya Tsunami. Tepat setelah peringatan Tsunami dikeluarkan oleh BMKG, perusahaan langsung mengirimkan push notification kepada pengguna browser Opera Mini di Indonesia.

Christian Uribe, Product Head of Opera Mini, mengatakan teknologi mobile dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat melalui berbagai cara, khususnya untuk menghubungkan dan membantu masyarakat mempersiapkan diri dengan baik agar dapat menghadapi keadaan darurat di masa kritis. Selain mengirimkan notifikasi, pihaknya juga memberikan tautan ke CNN Indonesia untuk mempersiapkan masyarakat dengan informasi yang dibutuhkan guna menghindari kerusakan yang dapat disebabkan oleh Tsunami.

opera mini gempa

Tepatnya pada 2 Maret pukul 9:35 WIB, mereka mengirimkan push notification peringatan Tsunami kepada 6,4 juta pengguna browser Opera Mini di Indonesia. Sekitar 193,000 pengguna (dan sampai saat ini jumlahnya masih bertambah) membuka notifikasi ini untuk mengetahui informasi dan berita lebih lanjut tentang peringatan tsunami tersebut. “Kami berharap masyarakat Indonesia dapat selalu berada dalam keadaan aman dan mengetahui semua informasi melalui mobile technology selama peristiwa alam ini berlangsung,” ujar Christian.

Sebagai informasi, Indonesia adalah negara kedua dengan jumlah pengguna mobile browser Opera terbesar dengan 30 juta pengguna aktif setiap bulannya. Dalam waktu dekat, Opera ingin bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan kepada masyarakat. Serta melanjutkan usaha-usaha kami untuk memastikan masyarakat Indonesia mengetahui berbagai informasi dengan baik di masa kritis.
Baca juga: Opera Max Disuntik Teknologi Turbo untuk Jelajah Internet Lebih Cepat dan Aman