ArenaLTE.com – Masyarakat di seluruh dunia heboh dengan keluarnya hasil referendum yang memastikan Inggris bakal hengkang dari Uni Eropa. Istilah yang populer disebut Brexit atau Britain Exit tersebut rupanya memunculkan kekuatiran mengenai masa depan industri smartphone yang diprediksi akan berjalan melambat.

Brexit yang telah ramai dan menjadi  pembicaraan  masyarakat dunia, kini berbuah kekuatiran yang paling meresahkan di industri smartphone. Hasil referendum yang sudah bisa dipastikan, dipercaya akan mempengaruhi kerusakan perputaran industri eketronik di Inggris dan Eropa yang akan terjadi dalam jangka pendek.

Beberapa produsen besar seperti LG dan Samsung pun mengutarakan bahwa keputusan ini bisa berpengaruh terhadap nilai belanja konsumen, karena mempengaruhi besar ekspor piranti. Brexit bisa mempengaruhi pekerjaan, perbatasan, perdagangan, imigrasi dan lainnya. Dan karena itu pula, banyak hal yang harus yang dipersiapkan bahkan untuk kondisi terburuk.

“Ada banyak kemungkinan yang akan terjadi, terutama pada konsumen Eropa. Mereka mungkin harus mengencangkan ikat pinggang jika ingin membeli produk baru nantinya,” jelas seorang Eksekutif LG kepada media lokal The Korea Times.

Dari kesimpulan yang diutarakan oleh pejabat tinggi LG tersebut, bisa dipastikan bahwa keputusan referendum Brexit berdampak pada meningkatnya harga ponsel pintar. Hal itu bisa diindikasikan dari makin sulit dan mahalnya nilai perangkat didasarkan pada regulasi dan syarat yang berbeda yang kemungkinan akan segera ditetapkan pasca keputusan ini berjalan.

LG dan Samsung diperkirakan menjadi produsen yang mendapat dampak paling besar. Pasalnya, kedua perusahaan tersebut memiliki pangsa pasar yang sangat besar di Eropa. Di sisi lain masih ragu untuk berinvestasi baik di Uni Eropa maupun Inggris sekaligus. Perjanjian perdagangan, serta kontrak bisnis baru yang telah dibuat keduanya dikabarkan akan dibuat ulang hingga Inggris mendapatkan entitas yang tetap nantinya dan ini menjadi pengaruh besar.