ArenaLTE.com – Kebijakan pemerintah mengenai regulasi TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) teryata mulai menggairahkan kembali industri telekomunikasi di Tanah Air, khususnya pelaku bisnis lokal. Salah satunya adalah PT Tridarma Kencana (TDK) yang berfokus di bidang electronic manufacturing system (EMS). TDK optimistis, dengan sinergi yang baik antara pemerintah, regulator, industri hulu dan hilir, bisnis EMS di Indonesia bisa memberi sumbangsih bagi bisnis telekomunikasi di Indonesia.

Bisnis EMS berfokus pada perakitan produk elektronik, salah satunya adalah ponsel. Sebagai catatan, aturan pemerintah mengenai TKDN untuk produk ponsel yang beredar di Indonesia mendorong prinsipal global dan luar untuk menjalin kerjasama dalam perakitan.

TDK menjadi salah satu perusahaan yang bisa mengakomodasi kebutuhan produksi ponsel sesuai dengan aturan TKDN yang mensyaratkan adanya kandungan lokal sebesar 20%.
Hendryk L Karosekali, CEO PT TDK yang ditemui ArenaLTE.com dalam kunjungan pabriknya di kawasan Serang, Banten menyambut baik kebijakan pemerintah seputar TKDN.

Menurutnya, jika Kementerian Perdagangan, Perindustrian dan Kominfo bisa bersinergi dengan baik mendukung kebijakan ini, industri telekomunikasi di Indonesia bisa berkembang pesat.

Pabrik-ponsel-TDKHendryk menegaskan jika sebenarnya industri nasional di bidang telekomunikasi sudah sangat siap dan punya kapasitas dalam hal manufaktur. Di Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang perakitan ponsel terbilang belum banyak, tapi perlahan-lahan mulai berkembang. TDK adalah salah satu yang sudah cukup berpengalaman di bidang ini dan kini mulai serius mengembangkan sayapnya.

TDK menawarkan solusi buat vendor yang berniat menjual ponsel di Tanah Air namun belum mampu memenuhi aturan TKDN. Perusahaan ini pun berkomitmen menggandeng industri lokal mulai dari hulu dan hilir. Saat ini beberapa komponen ponsel sudah mulai mengandalkan produk buatan industri lokal seperti seal. Lebih jauh Hendryk menambahkan jika pihaknya akan terus menggandeng dan menambah mitra industri lokal.

Seiring dengan berlakunya regulasi TKDN, kini mulai banyak vendor melirik TDK dan menjalin kerjasama dalam hal perakitan ponsel 4G LTE. Menurut Hendryk,  sampai sekarang pihaknya sudah melayani perakitan ponsel untuk 3 vendor global dan 2 vendor lokal. Bahkan, ia mengaku pihaknya berencana menjalin kerjasama baru dengan dua vendor lain.

Saat ini, produksi TDK per bulan bisa mencapai 75-150 ribu unit per bulan dengan dukungan tiga line produksi per pabrik.  TDK sendiri memiliki dua pabrik yang masing-masing memiliki tiga line produksi. Sebagai informasi, Lenovo adalah salah satu prinsipal global yang menggandeng TDK dalam perakitan ponsel 4G LTE-nya.
Baca: Gandeng Pabrik Lokal TKD, Lenovo Memulai Produksi Smartphone di Indonesia