Genderang layanan 4G LTE di Indonesia semakin ramai. Penyedia layanan tidak hanya dari 5 operator besar saja yang hari ini serentak meresmikan layanannya. Namun juga dari pemain kecil dengan frekuensi terbatas. Sukses Internux lewat Bolt Super 4G yang memigrasi layanan dari Wimax ke LTE diikuti oleh pemain lain pemegang lisensi BWA (Broadband Wireless Access) yaitu Berca. Akhir pekan kemarin, PT Berca Hardayaperkasa Linggajaya memperkenalkan layanan barunya hinet 4G LTE. Managing Director – COO PT Berca Linggajaya Budiman mengatakan Berca Hinet 4G LTE mengadopsi teknologi 4G LTE versi time division duplex (TDD) di frekuensi 2,3GHz. Dengan teknologi 4G LTE versi TDD ini pelanggan hinet dapat menikmati kecepatan internet cepat dan handal hingga 75Mbps.

Pada mulanya, Berca dikenal sebagai salah satu pemenang tender BWA di frekuensi 2,3 GHz dengan lebar spektrum 30 Mhz di Sumatera Bagian Selatan dan Tengah, Kalimantan, Sulawesi Bagian Selatan, Bali, dan Nusa Tenggara. Mereka sempat mencoba menggelar layanan Wimax berlabel WiGo, namun penerimaan di pasar kurang bagus. Kemudian perusahaan melakukan pivot dengan mengubah teknologi layanan dari Wimax ke 4G LTE yang lebih populer dan memiliki masa depan bagus.

“Dengan deployment jaringan 4G LTE yang tengah dilakukan kami lakukan, nantinya layanan Berca hinet 4G LTE akan mampu memiliki kecepatan internet hingga 125 Mbps. Tentu saja kecepatan ini jauh lebih cepat dibandingkan HSDPA atau 3,5G. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia juga akan lebih siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan lebih cepat menangkap peluang bisnis dengan negara-negara lain di Asean,” terang Linggajaya Budiman.

Sebagai strategi untuk bersaing dengan kompetitor terutama operator seluler raksasa, Berca hinet 4G LTE akan menawarkan tarif yang lebih kompetitif dibandingkan layanan serupa yang telah beroperasi. Para pelanggan hinet bisa menikmati layanan internet cepat tanpa syarat apapun baik dalam hal waktu pemakaian maupun kuota selama 24 jam.

Guna mendukung layanan hinet ini, PT Berca Hardayaperkasa menggandeng Huawei sebagai penyedia network . Untuk tahap awal, perusahaan akan menyediakan 2 jenis perangkat yaitu mobile Wi-Fi dan indoor Wi-Fi. Mereka juga akan membangun tidak kurang dari 400 BTS 4G LTE yang tersebar di wilayah Denpasar, Makassar, dan Pekanbaru. “Kami akan terus mengembangkan layanan 4G LTE ini ke beberapa daerah lainnya, namun kota besar di luar pulau Jawa masih menjadi fokus pengembangan kami, seiring dengan ijin penyelenggaraan yang telah kami dimiliki,” pungkas Linggajaya.