ArenaLTE.com – Tak ingin ketinggalan oleh Google, raksasa mesin pencari asal Tiongkok, Baidu, juga mengembangkan solusi self driving car. Tepatnya sejak kuartal ketiga tahun 2015, debut self drving car lansiran Baidu sudah mulai banyak dipublikasikan. Serangkaian uji coba telah digelar secara intensif, dan kabar terbaru malah menyebut self driving car Baidu telah berhasil diuji coba di jalan raya umum di kota Wuzhen.

Seperti dikutip dari situs Ubergizmo.com (17/11/2016), pengujian self driving car oleh Baidu bahkan sudah menggunakan penumpang, lebih tepatnya dengan beberapa unit kendaraan telah diangkut 200 penumpang, sementara bentang panjang jalan yang dilalui memang masih jarak dekat, yaitu 3,2 kilometer. Meski baru diuji dalam trayek pendek, pihak Baidu menyebut sistem akurasi kendaraan ini terbukti cukup presisi.

Baidu Self Driving Car
Uji coba self driving car oleh Baidu. Foto: Wired

Self driving car Baidu ini sudah barang tentu dibekali beragam teknologi canggih, sebut saja ada radar gelombang millimeter, Velodyne LIDAR (Light Detection Range), kamera video, dan prosesor yang memproses semua input dari sensor tersebut.

Dalam uji coba, kendaraan otomatis ini memang dapat melaju tanpa pengemudi, melakukan perpindahan jalur otomatos, mempercepat, memperlambat, bahka kendaraan bisa melakukan putaran balik. Secara umu, self driving car dari Tiongkok ini sanggup melaju dengan kecepatan 60 km per jam, yakni batas kecepatan di daerah Wuzhen.

Sukses menggelar uji demo publik di Tiongkok, Baidu berencana untuk melakukan uji coba di kandang Google, yakni di Amerika Serikat. Disebutkan, untuk uji coba ini, Baidu pun telah berkoordinasi dengan pemerintah AS. Ng juga mengatakan bahwa Baidu telah memiliki sekitar 160 kantor di Sunnyvale, California, dengan banyak pegawai yang mengerjakan proyek tersebut.

Baidu menargetkan akan merampungkan uji coba self driving car di sepanjang jalan di Tiongkok sampai tahun 2018. Mengenai kapan dijual ke publik? Baidu sudah pasang target bahwa di tahun 2021 mobil otomatis ini sudah dapat diproduksi massal.