ArenaLTE.com – Mengandalkan kamera depan (kamera selfie) video call sudah menjadi salah satu metode komunikasi yang digemari di Indonesia. Menurut data survei dari Google YouGov pada Juli 2016, 19% pengguna internet Indonesia berusia 18 tahun ke atas gemar melakukan video call dari smartphone mereka setiap harinya. Kini melakukan video call bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah menggunakan aplikasi Google Duo.

Diperkenalkan pada ajang Google I/O Mei 2016 lalu, kini aplikasi Google Duo sudah bisa dinikmati oleh pengguna Android dan iOS di Indonesia. Google Duo membutuhkan nomor telepon kita dan memungkinkan kita untuk terhubung dengan semua orang dalam daftar kontak smartphone.

Meskipun membutuhkan nomor telepon, melakukan video calling dengan aplikasi ini tidak akan menghabiskan pulsa karena menggunakan data internet. Google Duo dapat bekerja di lintas platform artinya pengguna bisa melakukan video calling dari smartphone Android ke iPhone, ataupun sebaliknya.

Cara menggunakan Google Duo

  • Instal dan download aplikasi Google Duo di Google Play Store (Android) dan AppStore (iOS)
  • Selanjutnya daftarkan nomer ponsel dan masukkan kode keamanan yang dikirim lewat SMS
  • Aplikasi Duo dari Google tidak membutuhkan akun Gmail, Apple ID, atau akun lainnya
  • Selanjutnya langsung bisa melakukan panggilan video calling dan daftar kontak kita di smartphone sudah secara otomatis terintegrasi dalam aplikasi ini
  • Atur penggunaan kamera depan atau belakang dan juga mode tampilan video dengan menekan ikon bulat di kiri bawah.

GOOGLE DUO VIDEO CALL Fitur dan keunggulan Google Duo

Google memastikan aplikasi video call buatannya ini sangat sederhana dan mudah digunakan, kita hanya dapat menghubungi seseorang dalam satu waktu dan tidak terlalu banyak fitur tambahan pada aplikasi ini. Aplikasi ini juga telah dirancang kompatibel dengan berbagai jenis smartphone mulai dari smartphone high-end bahkan sampai smartphone low-end.

Salah satu fitur andalan aplikasi Duo dari Google adalah fitur Knock Knock. Fitur ini mirip dengan preview video satu arah yang hanya bisa dilihat penerima telepon. Kita akan melihat video si peneleponnya sebelum memutuskan akan menerima panggilannya atau tidak. Fitur Knock Knock hanya muncul jika si penelepon ada di dalam daftar kontak. Pada smartphone Android fitur ini akan bekerja di layar Lock Screen, sementara di iPhone hanya akan muncul di tampilan aplikasi.

Google Duo juga menggunakan teknologi web real-time communication (WebRTC) yang dapat menyederhanakan panggilan telepon video. Google Duo dapat mendeteksi  kondisi bandwidth seluler atau Wi-Fi yang digunakan dan masih dapat berjalan meskipun dalam koneksi yang lambat. Caranya beradaptasi dengan kualitas jaringan yang dipakai pengguna dengan menurunkan resolusi video secara otomatis ketika terdeteksi koneksi internetnya lemot.

Google Duo juga dapat melakukan pergantian koneksi antara jaringan seluler dengan koneksi WiFi dengan sangat cepat dan mudah tanpa memutus panggilan. Jadi ketika memulai telepon dari dalam rumah dengan koneksi Wi-Fi, maka pengguna tetap bisa berbicara tanpa putus ketika melangkah keluar rumah dan beralih ke jaringan seluler.

Selain itu, untuk kenyamanan penggunanya, Google Duo juga mengutamakan privasi dan keamanan, sehingga semua panggilan di aplikasi Duo dienkripsi dari awal hingga akhir (end-to-end encrypted). Hal ini membuatnya setara dengan Facetime karena tingkat keamanan yang sama. Pengguna tidak perlu khawatir dengan data atau tampilan yang disalahgunakan oleh pihak lain.

Download gratis aplikasi Google Duo di Google Play Store (Android) dan AppStore (iOS)