ArenaLTE.com – Dalam sebuah laporan dari Economic daily news China, disebutkan bahwa Apple tengah meminta sampel chip pengisian baterai nirkabel dari perusahaan semi konduktor Taiwan, MediaTek. Sumber informasi menyebutkan bahwa perusahaan asal Cupertino ini, akan menggunakan chip tersebut pada iPhone terbaru mereka dan beberapa aksesori lainnya.

Chip pengisian baterai nirkabel yang dilansir dari laman phonearena, menyebutkan juga bahwa bukan hanya kepada MediaTek perusahaan asal Amerika ini meminta contoh produk chip baterai nirkabel tersebut. Namun, pabrikan lainnya seperti NXP dan IDT juga tengah mengirimkan contoh produk mereka.

Sistem pengisian baterai nirkabel yang tengah dibuat MediaTek, diungkapkan telah mendukung sistem multi –mode pengisian dari penerima. Di dalamnya menggunakan singlet coil, serta pencocokkan ID tunggal, serta komponen IC yang disesuaikan degan standar keamanan produk saat ini. Tidak ingin kecolongan atau kerusakaan dalam penggunaan, syarat berat pun telah ditetapkan oleh Apple.

baterai nirkabel

Perusahaan besutan Steve Jobs ini menyebutkan bahwa standar dari A4WP Rezence, Qi, atau PMA harus ada dalam chip atau produk yang dipasarkan. Apple berharap bahwa dengan standar yang ditetapkan tersebut, perusahaan bisa menghindari kesalahan atau kesalahan produk. Selain itu juga, tidak ada kekhawatiran untuk kompabitilitas dari standar yang ditetap pada perangkat kembangannya sendiri.

Sebagai informasi, Alliance for Wireless Power (A4WP) merupakan badan yang menetapkan aturan standar untuk pengisian daya listrik tunggal atau piranti Rezence (dibaca Reh-Zense) dalam modus nirkabel. Standar ini mendukung transfer daya hingga 50 Watt dalam jarak 5 sentimeter dalam perangkat yang berbeda.

Sedangkan untuk Qi dan PMA, mendasarkan pada pengisian induksi yang tidak bisa disesuaikan dengan faktor bentukk yang berbeda. Mereka biasanya membuat chip untuk satu perangkat saja, sistem pengisian pun diungkapkan secara magnetik proprietary.