ArenaLTE.com – Saat Apple pertama kali mendemonstrasikan Siri, fitur ini digadang-gadang sebagai layanan asisten digital nan jempolan. Namun, ekspektasi tersebut terasa berlebihan tepatnya sejak fitur ini meluncur. Bertahun-tahun kemudian, Apple berupaya membuat berbagai langkah besar dalam meningkatkan kemampuan Siri. Kini dengan akuisisi VocalIQ sepertinya Apple segera melakukan lompatan yang cukup jauh.

Sebuah laporan dari Financial Times mengungkap jika Apple baru saja mengakuisisi sebuah startup pengembang speech technology asal Inggris bernama VocalIQ. Perusahaan ini memiliki spesialisasi mengembangkan antarmuka speech technology yang bisa diaplikasikan di mobil, wearable device, perangkat yang terkoneksi internet dan berbagai gadget. Tak diragukan lagi jika teknologi yang dikembangkan VocalIQ akan sangat membantu Siri dalam mendongkrak performa untuk penggunanya.

Sejarah Asisten Digital Siri

Pada awalnya, Siri diperkenalkan sebagai aplikasi iOS yang tersedia di App Store oleh Siri Inc, Siri Inc. kemudian diakuisisi oleh Apple Inc. pada tanggal 28 April 2010. Pada waktu itu, Siri Inc. mengumumkan bahwa perangkat lunak mereka akan tersedia untuk ponsel bertenaga BlackBerry dan Android. Tetapi upaya pengembangan untuk semua platform mobile tersebut dibatalkan setelah akuisisi oleh Apple Inc.

Sebagai asisten digital pribadi, semua permintaan kita akan dijawab oleh Siri dengan mengatakan sesuai keinginan. Siri memungkinkan kita menggunakan suara untuk mengirim pesan, jadwal pertemuan, melakukan panggilan telepon, dan lainnya. Tetapi tidak seperti perangkat lunak pengenalan suara konvensional yang mengharuskan mengingat kata kunci dan menyebutkan perintah tertentu. Siri mengerti suara natural dan bahkan bisa menanyakan sesuatu jika memerlukan informasi lebih lanjut untuk menyelesaikan tugas.

Sesuai dengan informasi yang ada di website Apple, aplikasi Siri saat ini tersedia dalam bahasa Inggris (Australia, Kanada, India, Selandia Baru, Singapura, Inggris Raya, AS); Spanyol (Meksiko, Spanyol, AS); Prancis (Kanada, Prancis, Swiss); Jerman (Austria, Jerman, Swiss); Italia (Italia, Swiss); Jepang, Korea, Mandarin (Tiongkok Daratan, Taiwan); Norwegia (Norwegia); Kanton (Hong Kong); Swedia (Swedia); Denmark (Denmark); Belanda (Belgia, Belanda); Rusia (Rusia); Turki (Turki); Thai (Thailand); Portugis (Brasil).

Kita dapat menggunakan Siri di semua negara, dengan salah satu bahasa yang didukung di atas. Karena Siri dirancang untuk mengenali aksen dan dialek di negara yang didukung, tingkat akurasi Siri akan semakin tinggi untuk penutur asli. Sayang sekali, bahasa Indonesia masih belum termasuk yang didukung layanan Siri. Padahal bahasa dari negara tetangga yaitu Thailand saja sudah tersedia. Aplikasi ini tentu akan lebih berguna di Tanah Air jika nanti telah mendukung Bahasa Indonesia.