ArenaLTE.com – Delapan dari 10 orang Generasi Y mengalami kesulitan untuk menemukan kata-kata ketika mereka akan membuka percakapan online. Survey ini dilakukan terhadap Generasi Y yaitu sekumpulan orang yang lahir antara tahun 1980 – 1994 dimana sangat ketergantungan terhadap smartphone dan gadget. Dari hasil survey tersebut lahirlah aplikasi Yogrt yaitu aplikasi sosial berbasis lokasi yang menawarkan konsep berbeda sebagai aplikasi sosial pertama di mana orang-orang dapat bertemu, berbicara dan terhubung melalui game sosial dan beragam kuis.

Aplikasi Yogrt didirikan oleh Jason Lim, sebelumnya adalah Managing Director Acer Indonesia, bersama dengan Roby Muhamad, Ph.D di studi jejaring sosial lulusan Universitas Columbia dan penggiat startup, Kevin Xu & Albern Xu, yang telah memiliki pengalaman ekstensif dalam pengembangan aplikasi jejaring sosial dan e-commerce.

Melalui keterangan tertulis yang diterima ArenaLTE.com, Jason Lim mengungkapkan bahwa dari kumpulan data yang diperoleh Yogrt menunjukkan bahwa lebih dari 70% masyarakat merespon undangan game yang diterimanya, hasil yang luar biasa seperti ini memperkuat bahwa gamification benar-benar dapat menghubungkan orang dengan orang lain. “Jadi kami menghadirkan ide mini game sosial dan kuis dalam membantu lebih banyak Gen Y di Indonesia untuk mengenal teman barunya lebih baik dan memiliki bahan untuk membuka percakapan dengan teman baru yang ditemui online,” kata Jason.

Aplikasi-Yogrt

 

Aplikasi Yogrt dapat suntikan dana USD 3 juta

Pertama kali diperkenalkan ke pasar pada bulan Oktober tahun lalu, di bulan pertama peluncurannya aplikasi Yogrt berhasil meraih 10 tempat teratas di jajaran aplikasi sosial gratis Google PlayStore untuk Indonesia.

Saat ini, Aplikasi Yogrt tersedia di AppStore dan Google PlayStore dan mencatat lebih dari 500,000 pengguna yang terdaftar. Sebagian besar penggunanya memiliki rentang usia berkisar antara usia 17-24 tahun dari kota-kota besar di indonesia. Selain itu beberapa lokasi dengan basis pengguna yang tinggi di Asia Tenggara & Asia adalah Singapura, Malaysia, dan Hong Kong.

Mayoritas pengguna aplikasi Yogrt yang berusia 17-24 tahun lebih menyukai game sosial yang menonjolkan fun facts atau fakta diri mengenai diri mereka dan orang lain, seperti “Match 7” dan “Have You Ever” yang mendorong interaksi di antara mereka. Sementara pengguna di segmen usia lainnya lebih memilih untuk terlibat dalam permainan uji daya ingat otak (brain power), game pengisi waktu luang (boredom buster) dan beragam kuis menarik.

Baru-baru ini, aplikasi Yogrt berhasil mendapat suntikan dana Seri A sebesar USD 3 juta dari lembaga pendanaan ekuitas Centurion Private Equity Ltd dan Linear Venture, L.P perusahaan terkemuka di Asia dan Amerika. Keduanya memang dikenal sebagai investor di belakang sejumlah kesuksesan perusahaan Teknologi, Media & Telekomunikasi (TMT) di Asia dan Amerika.