ArenaLTE.com – Kini, pelaku start-up dan UKM dapat memperoleh wawasan, masukan seputar bisnis, dan peluang pasar di Asia melalui aplikasi mobile DBS BusinessClass. Aplikasi untuk smartphone ini secara resmi resmi diluncurkan oleh Bank DBS Indonesia pada pekan ini (25/10).

Melalui platform business networking ini, pengusaha dapat berkonsultasi dan terhubung dengan pakar industri, investor dan sesama pengusaha. Anggota DBS BusinessClass juga dapat mengakses berita dan artikel tentang topik terkait bisnis yang ditekuninya, serta mengundang dan menghadiri acara networking.

Menurut Steffano Ridwan, Direktur SME Banking, Bank DBS Indonesia, selain mendapatkan keuntungan sesuai target, mengembangkan bisnis ke skala yang lebih besar dan memperluas jaringan pasar merupakan impian tiap pelaku start-up dan Small-Medium Enterprises/SME (UKM). Namun, berbagai tantangan kerap ditemui, seperti kurangnya wadah yang dapat mempermudah tujuan-tujuan tersebut.

Aplikasi DBS BusinessCLass
Aplikasi DBS BusinessCLass

“Sebagai salah satu negara Asia Tenggara dengan jumlah start-up dan UKM tertinggi, kami melihat pentingnya untuk turut berperan serta terhadap pesatnya bisnis UKM ini. Tidak hanya dengan terus-menerus berupaya menciptakan inovasi produk dan layanan SME banking, namun juga menyediakan wadah berjejaring bisnis berbasis digital untuk membantu para pelaku UKM terkoneksi satu sama lain,” ujar Steffano.

Iya menambahkan dengan membangun aplikasi mobile DBS BusinessClass yang memungkinkan UKM untuk mengakses nasihat bisnis, wawasan dan kesempatan jaringan eksklusif, pihaknya berharap dapat membantu pemilik UKM meningkatkan daya saing mereka.

Sementara itu Andy Zain, Managing Director, Kejora Ventures, yang juga merupakan salah satu advisor pada aplikasi mobile DBS BusinessClass mengatakan ini merupakan inisiatif yang baik untuk membantu membawa komunitas pelaku start-up dan UKM untuk tumbuh bersama.

“Saya berharap bahwa melalui aplikasi mobile DBS BusinessClass, start-up dan UKM dapat menemukan mitra, calon investor dan peluang bisnis potensial lainnya untuk membantu mereka mengembangkan bisnis mereka lebih lanjut. Lebih lanjut, platform ini dapat memainkan bagian besar dalam memelihara ekosistem UKM di Indonesia,” ujarnya.

Aplikasi mobile DBS BusinessClass menawarkan banyak manfaat lainnya bagi para anggotanya, termasuk:

  • Berjejaring sosial dengan para pebisnis – Terhubung dengan lebih dari 15.000 pelaku dan pakar bisnis regional dari Singapura, Cina, India, Hong Kong dan Taiwan. Sesama anggota yang terhubung dapat melakukan ‘chat’ langsung di aplikasi mobile DBS BusinessClass
  • Konsultasi dengan pakar bisnis – Temui dan peroleh langsung nasihat dan masukan bisnis dari para ahli dan advisor
  • Organisir dan hadiri acara bisnis eksklusif – Aplikasi ini memberikan kesempatan untuk para anggotanya mengorganisir, mengundang dan menghadiri acara-acara eksklusif sesama anggota DBS BusinessClass; dan dilengkapi dengan fitur konfirmasi kehadiran (RSVP). Sejak Maret tahun ini, DBS di kawasan Asia telah menyelenggarakan lebih dari 10 acara untuk membantu UKM memahami hal-hal yang berkaitan dengan menjalankan bisnis, termasuk pendanaan, manajemen arus kas, model keuangan dan penggalangan dana.
  • Promosi perusahaan – Kesempatan eksposur branding perusahaan
  • Tren pasar – Mendapatkan informasi mendalam mengenai topik-topik hangat seputar industri melalui artikel dan wawasan Asia milik DBS Group Research. Topik dapat dipilih pada saat mengunduh sehingga anggota hanya memperoleh informasi yang relevan dengan minat dan bidang bisnis mereka.
  • SME banking on-the-go – Kemudahan mengakses informasi berbagai produk dan layanan perbankan SME Bank DBS Indonesia dan dapat mengakses langsung formulir pengajuan pinjaman perusahaan

Aplikasi mobile DBS BusinessClass dapat diunduh secara gratis di platform iOS (AppStore) dan Android (PlayStore). Diungkapkan, sebanyak 972 pelaku start-up dan UKM dari Indonesia telah bergabung sejak September 2016.