ArenaLTE.com – Layanan pemesanan kendaraan online Grab pada hari Minggu (6/3/2016) yang lalu meluncurkan GrabSchool di Indonesia. GrabSchool ini merupakan sebuah program lokakarya inovasi yang ditujukan untuk mendorong kewirausahaan sebagai peluang karir yang layak bagi putra-putri pengemudi dan pengendara Grab.

Ada 150 anak-anak yang tinggal di kota Jakarta, berusia antara 9 –15 tahun ikut berpartisipasi dalam GrabSchool. Di sini, para peserta diajarkan sejumlah keterampilan dan perilaku untuk membentuk jiwa kewirausahaan guna meraih kesuksesan masa depan.

GrabSchool merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Grab untuk meningkatkan taraf hidup orang-orang yang disentuh oleh bisnis ini – mulai dari penumpang, pengemudi, karyawan, pemerintah dan masyarakat luas.

Program regional ini menjadi salah satu dari berbagai inisiatif yang berfokus pada kesejahteraan mitra pengemudi dan pengendara Grab di seluruh Asia Tenggara. Tahun lalu, GrabSchool telah diselenggarakan di lima negara – Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia dan Vietnam – di mana 600 anak telah berhasil menyelesaikan program tersebut.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director untuk Grab Indonesia melalui keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa GrabSchool merupakan investasi untuk masa depan anak-anak. Ia berharap dengan memberikan kesempatan kepada putra-putri pengemudi dan pengendara untuk menimba ilmu dari sosok-sosok terbaik, dapat membantu membangun kepercayaan diri dan menempatkan mereka di jalur yang tepat untuk meraih sukses dalam bidang kewirausahaan kelak.

grabschool

Baca juga: Ingin Jadi Pengemudi GrabBike? Kini Wajib Uji Berkendara Aman

Ridzki mengatakan, “Kami berharap anak-anak ini dapat memberikan nilai lebih kepada masyarakat pada masa mendatang. Grab akan terus mendukung aktivitas-aktivitas serupa yang dapat memberikan dampak sosial positif, baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek.”

Lokakarya satu hari tersebut difasilitasi oleh Berani, sebuah organisasi yang telah memiliki reputasi yang kuat dalam hal pemberian pelatihan yang luar biasa kepada anak-anak. Bertema “I Can Do It/Saya Bisa Melakukannya”, GrabSchool diselenggarakan di ruang inkubator program startup nasional Global Entrepreneurship Programme Indonesia (GEPI).

Ide lokakarya tersebut adalah untuk membentuk anak-anak dan generasi muda Indonesia yang kreatif dan inovatif, serta dapat membangun bisnis mereka sendiri pada masa mendatang. Para peserta GrabSchool didorong dan dilatih untuk membangun startup langkah demi langkah, mulai dari keterampilan berpikir kreatif, menciptakan solusi terbaik, proses inovasi, hingga interaksi sosial dimana mereka harus mempresentasikan ide mereka di depan peserta lainnya.

grabschoolRomi, 15, salah satu putra pengemudi GrabTaxi yang menjadi peserta lokakarya, menikmati sesi lokakarya dan senang dapat bertemu dengan anak-anak dari keluarga Grab. “Seluruh aktivitas GrabSchool sangat menyenangkan dan saya diberikan kesempatan untuk belajar mengenai proses bisnis, serta hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausahawan.

“Saya juga belajar menjual ide hasil diskusi dengan rekan satu tim kepada peserta lain mengenai aplikasi perangkat bergerak yang menyediakan akses terhadap ribuan bank soal bagi anak-anak sekolah, yang kami sebut dengan Istana Belajar. Selain itu kami juga memperoleh banyak saran mengenai ide yang kami ciptakan.” ungkap Romi.